Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

Search This Blog

Labels

Topik

Terpopuler

Trending

🔴 BREAKING
Memuat berita terbaru...
Upacara HUT RI ke-81 di Cikeusik Berlangsung Khidmat

By On Agustus 17, 2026












Upacara pengibaran Bendera Merah Putih memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-alun Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Senin (17/8/2026).

Pandeglang, Banten | JinNewsOne.com — Upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di Alun-alun Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (17/8/2026).

Upacara tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus momentum untuk memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan masyarakat.

Sejumlah tamu undangan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Yanto, S.H., M.H. dari Fraksi NasDem dan Maman Suherman, S.H. dari Fraksi PDI Perjuangan. Hadir pula unsur Muspika Kecamatan Cikeusik, jajaran instansi terkait, pelajar, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Kecamatan Cikeusik.

Pengibaran Sang Merah Putih dilakukan oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang berasal dari SMA Cikeusik. Prosesi berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi salah satu momen utama dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di tingkat Kecamatan Cikeusik.

Bertindak sebagai komandan upacara yakni Sertu M. Alif Afkar dari Korps Marinir.

Sementara itu, pembacaan teks Pancasila dipimpin oleh Danramil Cikeusik. Pembacaan teks Undang-Undang Dasar 1945 dilakukan oleh Iptu Sugiono dari Polsek Cikeusik, sedangkan teks Proklamasi Kemerdekaan dibacakan oleh Yanto, S.H., M.H., anggota DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi NasDem.

Bertindak sebagai pembina upacara adalah H. Wahyu Awaludin, S.E., M.AB., Camat Cikeusik.

Dalam amanatnya, Camat Cikeusik juga membacakan pesan dari Bupati Pandeglang. Pesan tersebut menekankan pentingnya masyarakat mensyukuri kemerdekaan dan kenyamanan yang telah dirasakan sekaligus bersama-sama meningkatkan pembangunan Kabupaten Pandeglang.

Salah satu perhatian yang disampaikan adalah pentingnya memajukan generasi penerus bangsa, termasuk memastikan anak-anak tidak putus sekolah.

“Kemerdekaan ini merupakan bagian kita untuk meningkatkan perekonomian dan infrastruktur. Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang belum terselenggarakan,” demikian salah satu poin amanat yang disampaikan dalam upacara tersebut.

Selain pendidikan, peningkatan kualitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga menjadi perhatian. Program tersebut dinilai penting dalam mendukung terciptanya generasi bangsa yang sehat dan bergizi.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pandeglang terus memberikan perhatian terhadap berbagai sektor, termasuk bidang pertanian dan pembangunan lainnya.

Pemerintah daerah turut menyampaikan apresiasi terhadap berbagai kritik dan masukan dari masyarakat yang bersifat membangun. Kritik tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di Kabupaten Pandeglang.

Semangat gotong royong dan kebersamaan juga ditekankan sebagai modal penting dalam mewujudkan Kabupaten Pandeglang yang semakin maju.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Cikeusik diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat tekad seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah, meningkatkan kesejahteraan, serta mempersiapkan generasi penerus bangsa.

Upacara pengibaran Bendera Merah Putih kemudian ditutup dengan pembacaan doa. Setelah seluruh rangkaian selesai, pemimpin upacara membubarkan peserta upacara dengan tertib. *(Adi/Red)

Warga Cibodas Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Lomba Hias Tumpeng Merah Putih

By On Agustus 17, 2026












Warga Cibodas, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, mengikuti lomba hias tumpeng dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81. (17/8/26). 

Pandeglang, Banten | JinNewsOne.com — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Desa Cibodas, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian warga yakni lomba menghias tumpeng yang digelar sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026).

Sejak pagi, warga dari masing-masing RT di Desa Cibodas mulai mempersiapkan tumpeng dengan berbagai kreasi. Setiap peserta menampilkan tumpeng yang dihias secara unik dan menarik menggunakan aneka lauk, sayuran, serta dekorasi bernuansa merah putih.

Suasana perlombaan semakin semarak dengan antusiasme warga yang mengenakan kostum unik bertemakan daerah hingga suasana zaman penjajahan. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat gotong royong masyarakat.

Salah seorang peserta, Neneng, mengaku antusias mengikuti lomba hias tumpeng tersebut. Ia bahkan mengaku telah melakukan persiapan sejak dini hari agar dapat menghasilkan tumpeng yang unik dan menarik.

“Seru banget, apalagi tema kali ini mengusung swasembada pangan. Semoga tahun-tahun yang akan datang bisa lebih meriah lagi,” kata Neneng.

Diikuti 11 Peserta dari Masing-Masing RT

Sekretaris Desa Cibodas, Wahyu Mulyana, mengatakan lomba hias tumpeng diharapkan dapat terus menjadi bagian dari tradisi masyarakat dalam memperingati Hari Kemerdekaan.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, kebersamaan, dan semangat gotong royong.

“Alhamdulillah pada momentum HUT RI ke-81 ini, tidak hanya mengadakan carnaval, melainkan masyarakat membuat nasi tumpeng merah putih yang diikuti 11 peserta dari masing-masing RT,” jelas Wahyu.

Ia menambahkan, tumpeng merah putih yang dibuat masyarakat bukan sekadar bagian dari perayaan tahunan. Hidangan tersebut juga menjadi simbol harapan masyarakat agar Indonesia semakin maju, termasuk dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan.

“Ini tentu bukan hanya sebagai seremonial saja, melainkan harapan masyarakat agar Indonesia semakin maju, termasuk di swasembada pangan,” tutupnya. *(Red)

Prajurit Elite Marinir Jadi Komandan Upacara HUT RI ke-81 di Cikeusik, Saat Amankan Pulau Terluar

By On Agustus 16, 2026













Pandeglang, Banten | JinNewsOne.com — Ada yang berbeda dalam pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten. Seorang prajurit Marinir yang tengah menjalankan tugas pengamanan pulau terluar di wilayah Banten Selatan dipercaya menjadi Komandan Upacara.

Prajurit tersebut adalah Sertu Marinir M. Alif Afkar, anggota Yonkav 3 Marinir Cilandak, Jakarta Selatan. Prajurit kelahiran Banjarmasin, 5 Juli 1999 itu saat ini bertugas mengamankan Pulau Deli, Kabupaten Pandeglang, yang merupakan salah satu pulau terluar di wilayah tersebut.

Penunjukan Sertu Marinir M. Alif Afkar sebagai Komandan Upacara HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan Cikeusik menjadi perhatian tersendiri. Kehadiran prajurit Marinir dalam posisi tersebut menghadirkan suasana berbeda sekaligus menunjukkan kedekatan TNI dengan masyarakat dalam momentum peringatan kemerdekaan.

Ketua PHBN HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan Cikeusik sekaligus Ketua Penyelenggara Pesta Rakyat Cikeusik, Sertu Eri Piatna, mengatakan penunjukan prajurit Marinir sebagai Komandan Upacara merupakan yang pertama kali dilakukan dalam pelaksanaan HUT RI tingkat Kecamatan Cikeusik.

Menurut Eri, penunjukan tersebut tidak terlepas dari kontribusi prajurit Marinir yang selama ini menjalankan tugas pengamanan pulau terluar sekaligus terlibat dalam berbagai kegiatan sosial bersama masyarakat di wilayah Banten Selatan.

“Penunjukan Komandan Upacara dari satuan Marinir Angkatan Laut ini merupakan yang pertama kalinya. Selain sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian para prajurit Marinir, kami juga ingin menghadirkan suasana baru dalam pelaksanaan HUT RI di Kecamatan Cikeusik,” ujar Sertu Eri Piatna.

Ia menambahkan, gagasan tersebut juga berangkat dari keinginan masyarakat yang disampaikan kepada PHBN agar pelaksanaan upacara tahun ini memiliki nuansa berbeda, namun tetap mengedepankan semangat nasionalisme dan penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

Sementara itu, Sertu Marinir M. Alif Afkar mengaku siap menjalankan amanah yang diberikan kepadanya sebagai Komandan Upacara.

“Bagi kami prajurit, siap melaksanakan tugas di mana pun berada. Menjadi Komandan Upacara dalam peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan suatu kehormatan sekaligus bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, persiapan pelaksanaan upacara dilakukan secara serius. Pada 16 Agustus 2026, Sertu Marinir M. Alif Afkar bersama jajaran petugas upacara mengikuti gladi kotor dan gladi bersih di lapangan Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang.

Pelaksanaan tersebut menjadi bagian dari persiapan menjelang upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Cikeusik. *(Red)

Grand Final Sepak Bola Cikiruh Wetan vs Umbulan Meriahkan HUT RI ke-81 di Cikeusik

By On Agustus 16, 2026












Pandeglang, Banten — Grand Final turnamen sepak bola antara Desa Cikiruh Wetan dan Desa Umbulan digelar di Alun-Alun Lapangan Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Pertandingan tersebut menjadi ajang perebutan gelar terbaik tingkat Kecamatan Cikeusik sekaligus momentum untuk mempererat kekompakan dan kebersamaan masyarakat dalam menyemarakkan peringatan HUT RI ke-81.

Kegiatan Grand Final tersebut dihadiri Forkopimcam Kecamatan Cikeusik beserta sejumlah instansi terkait serta jajaran kepala desa se-Kecamatan Cikeusik.

Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan untuk menyukseskan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.

Sebelum pertandingan Grand Final dimulai, Ketua PHBN Eri Piatna memberikan sambutan kepada kedua tim yang akan berlaga di lapangan Kecamatan Cikeusik. Ia mengingatkan para pemain agar menjaga kekompakan, keamanan, ketertiban, serta kondusivitas selama pertandingan.

“Dengan memohon, jaga kekompakan, jaga kondusivitas kita dalam pertandingan kali ini karena kita masih saudara. Sekali lagi jaga keamanan, ketertiban kita semua, jangan sampai ada keributan,” ujar Eri Piatna, Sabtu (15/8/2026).

Menurutnya, pertandingan sepak bola dalam rangka peringatan HUT RI tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan kebersamaan antarmasyarakat desa di Kecamatan Cikeusik.

Di tempat yang sama, Kapolsek Cikeusik IPTU Dewi Hartanto, S.I.P., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia juga mengingatkan kedua tim dan seluruh penonton agar bersama-sama menjaga keamanan selama pertandingan berlangsung.

“Saya perlu sampaikan bahwa kali ini yang bertanding jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi sampai ada keributan. Saya berharap jaga keamanan masing-masing,” ujar Dewi Hartanto.

Kapolsek Cikeusik menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan adanya tindakan main hakim sendiri di tengah pertandingan. Ia meminta para penonton untuk tetap tertib dan menyerahkan seluruh keputusan pertandingan kepada wasit yang memimpin jalannya permainan.

“Dan apabila ada penonton yang masuk dengan cara main hakim sendiri, maka saya akan proses secara hukum,” tegasnya.

“Untuk pertandingan sepak bola kali ini kita serahkan kepada wasit yang memandu permainan ini,” pungkas Dewi Hartanto.

Grand Final antara Desa Cikiruh Wetan dan Desa Umbulan tersebut menjadi salah satu momentum perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Cikeusik. Selain mempertandingkan kemampuan kedua kesebelasan, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat nilai sportivitas, keamanan, ketertiban, serta persaudaraan di tengah masyarakat. *(Ari/Red)

Pangdam Siliwangi Resmikan Jembatan Armco di Pandeglang

By On Agustus 15, 2026












Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih bersama jajaran dan perwakilan masyarakat saat meresmikan Jembatan Armco di Kampung Talun, Desa Jiput, Kabupaten Pandeglang. (Foto dok. Penrem 064/MY)

Pandeglang, Banten — JinNewsOne.com | Sabtu, 15 Agustus 2026.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., meresmikan Jembatan Armco di Kampung Talun, Desa Jiput, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, Kamis (13/8/2026).

Peresmian tersebut dilakukan setelah Pangdam III/Siliwangi bersama Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos., M.M., serta jajaran pemerintah daerah mengikuti video conference (vicon) peresmian jembatan dan sumber air bersih bersama Presiden RI Prabowo Subianto (13/08/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo meresmikan secara serentak 3.395 jembatan yang dibangun TNI dan Polri serta 3.000 sumber air bersih yang dibangun TNI Angkatan Darat.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan akses infrastruktur sekaligus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan.

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan pentingnya kehadiran negara bagi seluruh masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah terpencil dan jauh dari pusat aktivitas.

“Negara harus hadir untuk seluruh rakyat, termasuk rakyat yang paling terpencil dan paling jauh dari pusat-pusat kehidupan,” kata Presiden.

Dukung Mobilitas Warga

Jembatan Armco di Kampung Talun telah selesai dibangun sebagai salah satu bentuk pembangunan infrastruktur yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah Pandeglang.

Pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut berada di bawah tanggung jawab Dandim 0601/Pandeglang Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, S.I.P.

Keberadaan jembatan diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas dan mobilitas masyarakat setempat. Akses tersebut juga diharapkan memberikan kemudahan bagi warga dalam menjalankan berbagai kegiatan sehari-hari.

Selain pemanfaatan, masyarakat diharapkan turut menjaga kondisi jembatan agar dapat digunakan secara berkelanjutan.

Peresmian Jembatan Armco di Kampung Talun menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, khususnya dalam memperkuat akses dan mobilitas warga di wilayah pedesaan.

*(Red/Sumber: Penrem 064/MY)

Dari Lapangan Cikeusik, Semangat Pramuka dan HUT RI ke-81 Bergema

By On Agustus 14, 2026












Pandeglang, Banten — JinNewsOne.com | Jumat, 14 Agustus 2026.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwartir Ranting (Kwaran) Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, berlangsung meriah di Lapangan Kecamatan Cikeusik, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Kwartir Ranting Cikeusik Aman Suherman, S.Pd., serta Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) yang juga Camat Cikeusik, H. Wahyu Awaludin, S.E., M.AB.

Turut hadir Kapolsek Cikeusik IPTU Dwi Hartanto, S.IP., Babinsa Koramil 0116/Cikeusik Serka Ade Rahmat, Ketua PGRI Kecamatan Cikeusik Uci Sauci, S.Pd., Ketua Kormin Disdikpora Kecamatan Cikeusik Karim, S.Pd., unsur Forkopimcam, serta tamu undangan lainnya.

Usai upacara peringatan Hari Pramuka ke-65, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan lomba gerak jalan dan kreasi yang diikuti pelajar tingkat SD, SMP, dan SLTA se-Kecamatan Cikeusik.

Camat Cikeusik H. Wahyu Awaludin secara langsung melepas peserta pada start pertama lomba gerak jalan dan kreasi tingkat Kecamatan Cikeusik Tahun 2026. Ia didampingi Sertu Eri Piatna selaku Ketua Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan Cikeusik sekaligus Ketua Penyelenggara Pesta Rakyat Cikeusik Tahun 2026.

Antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi. Sebanyak 42 Gugus Depan (Gudep) dari tingkat SD dan TK, 13 sekolah tingkat SLTP, serta 10 sekolah tingkat SLTA se-Kecamatan Cikeusik ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Para peserta menempuh rute sekitar 1,5 kilometer dengan melewati sejumlah pos penilaian yang telah disiapkan panitia. Penilaian dilakukan dewan juri dari unsur TNI dan Polri, yakni anggota Koramil 0116/Cikeusik dan Polsek Cikeusik.

Aspek yang dinilai meliputi kekompakan, kreativitas, kedisiplinan, serta penampilan peserta selama mengikuti lomba.

Daftar Juara

Tingkat SD/MI

Juara I: SDN Nanggala 2

Juara II: MI Darul Falah Malangsari

Juara III: SDN Nanggala 3

Tingkat SLTP

Juara I: SMP Negeri 1 Cikeusik

Juara II: SMP Negeri 4 Cikeusik

Juara III: MTs Nurul Falah Rancasenen

Tingkat SLTA

Juara I: SMAN 18 Pandeglang

Juara II: MAS Darul Hasan

Juara III: SMKN 14 Pandeglang

Ketua PHBN Kecamatan Cikeusik, Sertu Eri Piatna, mengatakan lomba gerak jalan dan kreasi merupakan bagian dari rangkaian kegiatan setelah upacara peringatan Hari Pramuka ke-65.

“Alhamdulillah, peserta pada tahun 2026 ini semakin meningkat. Hal tersebut tidak lepas dari semangat kebersamaan yang ditanamkan oleh masing-masing sekolah, sekaligus semangat patriotisme untuk mencintai bangsa dan negara serta memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81,” ujar Eri.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung rangkaian kegiatan HUT RI ke-81 dan Pesta Rakyat Cikeusik Tahun 2026, khususnya para sponsor dan donatur yang turut memberikan dukungan.

Menurut Eri, dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan sehingga dapat berlangsung semarak dan tertib. Kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan pelajar, untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, nasionalisme, sportivitas, kreativitas, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kecamatan Cikeusik sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan nasionalisme di kalangan generasi muda melalui kegiatan yang positif, edukatif, dan penuh kreativitas. *(Ari/Red)

Usai Dapat SK, Puluhan Guru PPPK di Pandeglang Gugat Cerai Suami

By On Juli 27, 2025

Foto ilustrasi. 

PANDEGLANG, JinNewsOne.Com Sebanyak 50 orang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Pandeglang, Banten, mengajukan gugatan perceraian terhadap pasangannya. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Ada sekitar 50 orang,” kata Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pandeglang, Mukmin kepada wartawan, Jumat, 25 Juli 2025.

Mukmin mengatakan, mayoritas penggugat mengajukan gugatan setelah mendapatkan Surat Keputusan (SK). Ada sejumlah alasan gugatan diajukan.

“Setelah mendapatkan SK PPPK,” ujarnya.

Menurut Mukmin, para penggugat didominasi oleh perempuan. Dia menyebut, faktor ekonomi hingga dugaan perselingkuhan menjadi alasan gugat cerai.

“Banyaknya karena faktor ekonomi, perselingkuhan, suami kerja di luar kota,” ujarnya.

Mukmin menyebut, pihaknya berupaya melakukan pencegahan agar fenomena ini tidak terus terulang.

Dia menyatakan, pihak Dindikpora melakukan langkah mediasi.

“Kita berupaya melakukan mediasi,” ujarnya. (*/red)

Gubernur Andra Soni Hadiri Kumpul Jeung Dulur Salakanagara Institute

By On Juni 09, 2025


PANDEGLANG, JinNewsOne.Com Gubernur Banten, Andra Soni menghadiri Kumpul Jeung Dulur Salakanagara Institute Silih Asih Jeung Baraya, di Puri Salakanagara, Jl Raya Serang - Pandeglang, Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu, 08 Juni 2025. Pertemuan itu mengusung tema “Banten Kudu Maju”.

Andra Soni mengatakan, dirinya sedang melaksanakan visi dan misinya menjadi Gubernur Banten. 

“Sebagaimana disampaikan Pak Tryana, cita-cita Provinsi Banten berdiri adalah untuk mengurangi orang miskin. Supaya masyarakat Banten tidak miskin,” ucapnya.

Dia meyakini, bahwa pendidikan adalah satu cara untuk mengurangi dan mencabut kemiskinan. Maka salah satu misi saya adalah pendidikan gratis. 

Andra Soni mengaku bersyukur bahwa setelah dirinya dilantik tidak perlu menunggu satu tahun untuk dapat melaksanakan program untuk visi dan misinya.sebagai Gubernur Banten.

“Alhamdulillah, Program Sekolah Gratis Provinsi Banten bisa dilaksanakan pada Tahun Ajaran Baru 2025,” ujarnya.

Andra Soni mengatakan, program sekolah gratis menyasar kelas 10 dulu. Pasalnya, kata dia, program sekolah gratis tidak boleh masuk ke kelas yang sudah bayar. 

Program sekolah gratis menggratiskan SPP, buku, uang pangkal, hingga uang gedung.  Kedua, sekaligus untuk mengevaluasi tidak mungkin suatu program langsung sempurna. 

“Kita mau disebut pemula. Saya tidak anti kritik, anti koreksian. Silahkan. Karena ide kita belum tentu 100 persen, tapi paling tidak mau berusaha,” ujarnya.

Andra Soni juga mengaku bersyukur dengan keputusan Mahkamah Konstitusi yang menggratiskan sekolah SD dan SMP di swasta.

“Kita sudah SMA,” ujarnya.

Menurutnya, substansinya adalah daya tampung sekolah SMA/SMK negeri terbatas,  tidak mampu menampung lulusan SMP. Sementara masyarakat berorientasi menyekolahkan anaknya ke sekolah negeri karena gratis. Meski demikian, Pemprov Banten tetap membangun ruang kelas dan sekolah baru. 

“Melalui Program Sekolah Gratis, tidak lagi ada titip menitip masuk sekolah negeri. Titip menitip awal mula korupsi,” tegasnya.

Dia juga mengatakan, ada 811 SMA/SMK swasta yang berpartisipasi dalam Program Sekolah Gratis.

Andra Soni menegaskan, Pemprov Banten mampu selenggarakan pembiayaan Program Sekolah Gratis.

“Provinsi Banten dengan kemandirian fiskal tertinggi di Indonesia. 70 persen lebih pembiayaan Pemprov Banten  bersumber dari pendapatan asli daerah,” pungkasnya.

Sementara untuk warga yang benar-benar miskin dan masuk dalam data Kementerian Sosial Republik Indonesia, saat ini sedang dirintis sekolah rakyat.

Andra Soni juga menyampaikan, efisiensi yang dilaksanakan oleh Pemprov Banten melalui pengurangan perjalanan dinas ke luar negeri, kunjungan ke daerah, hingga penyelenggaraan acara hotel. Sehingga bisa untuk pelaksanaan program yang lain. Khususnya, pada pelaksana Program Sekolah Gratis dan Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

Dia juga megungkapkan, pihaknya telah melakukan percepatan operasional RSUD Uwes Qorny Cilograng Kabupaten Lebak dan RSUD Moch Irsyad Djuwaeli Labuan Kabupaten Pandeglang. Setelah selama tiga tahun belum operasional.

“Penamaan rumah sakit untuk menghormati seluruh pejuang berdirinya Provinsi Banten,” ujarnya.

Hal yang sama dilakukan pada ruangan-ruangan utama di Gedung Bank Banten yang sebentar lagi diresmikan dengan nama-nama pejuang berdirinya Provinsi Banten.

Menurut Andra Soni, pada RPJMD 2024-2029 akan dibangun Rumah Sakit di Cibaliung, Kabupaten Pandeglang. Untuk mendukung upaya pencegahan juga sudah diluncurkan Mobil Klinik berbasis telemedisin. Termasuk menyediakan layanan rumah singgah dan layanan ambulan di Jakarta.

“Saya bukan sedang bercerita keberhasilan, tapi saya membangun pondasi untuk teman-teman yang nantinya berkesempatan memimpin Provinsi Banten,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, salah satu tokoh pejuang berdirinya Provinsi Banten, Tryana Syam’un sekilas mengisahkan perjuangan untuk berdirinya Provinsi Banten serta harapan atas berdirinya Provinsi Banten bagi masyarakat Banten. (*/red)

Tinjau Tahura Carita, Gubernur Andra Soni: Bisa Dukung Perekonomian Masyarakat

By On Mei 30, 2025


PANDEGLANG, JinNewsOne.Com Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Carita yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memiliki potensi untuk mendukung perekonomian masyarakat lokal.

Pasalnya, kawasan itu berhadapan langsung dengan Pantai Carita yang bisa dikemas menjadi destinasi wisata terpadu.

Hal itu dikatakan Gubernur Banten, Andra Soni saat meninjau Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura), di Desa Carita, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Rabu, 28 Mei 2025.

“Tahura Banten ini luar biasa, semua bisa kita optimalkan untuk mendukung ekonomi masyarakat lokal,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Tahura yang berhadapan langsung dengan Pantai Carita menjadikannya kawasan strategis untuk dijadikan satu kesatuan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Pandeglang.

“Di Banten kita lihat bagaimana Tahura merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia, karena lokasinya yang langsung terhubung dengan laut. Ke depan, akan kita kelola dan tata dengan baik agar bisa menjadi destinasi wisata terpadu terbaik di Pandeglang,” ujar Andra Soni.

Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga berdialog dengan para pedagang dan pengunjung Curug Putri, Kawasan Tahura Carita. Sekaligus mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam dan memanfaatkan potensi daerah secara bijak demi kemakmuran bersama.

Kunjungan Andra Soni ke Tahura Carita juga bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Carita.

Dalam momen tersebut, Andra Soni menyampaikan pentingnya menggali dan mempromosikan potensi daerah sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Andra Soni menegaskan, dukungan Pemprov Banten terhadap pelestarian budaya dan tradisi lokal, termasuk Pesta Laut yang rutin diselenggarakan oleh masyarakat nelayan pesisir.

“Pesta Laut adalah tradisi yang bukan hanya memperkuat identitas budaya masyarakat pesisir, tapi juga bisa menjadi magnet wisata. Pemprov Banten mendukung penuh semua upaya pelestarian dan pemanfaatan potensi daerah dalam rangka pengembangan pariwisata,” tuturnya.

Turut mendampingi, anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Erin Febiana, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten Wawan Gunawan, serta jajaran dinas terkait.

Rombongan menyusuri aliran sungai, meninjau langsung Curug Gendang dan Curug Putri yang menjadi daya tarik wisata air di kawasan Tahura. (*/red)

Wagub Dimyati Lepas Jemaah Haji Kloter 33 Asal Pandeglang

By On Mei 14, 2025


PANDEGLANG, JinNewsOne.Com Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah mengingatkan kepada jemaah haji untuk fokus beribadah. Karena, kata dia, ibadah haji banyak godaan untuk bersabar.

Hal itu dikatakan Dimyati dalam arahannya saat pemberangkatan jemaah haji Kloter 33 JKG, di Pendopo Bupati Pandeglang, Selasa, 13 Mei 2025.

Menurut Dimyati, haji itu merupakan momen yang sangat langka. Bahkan mungkin hanya sekali dalam seumur hidup. Oleh karena itu, momen haji ini harus benar-benar dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk beribadah. 

“Orang punya duit belum tentu bisa naik haji. Punya jabatan juga belum tentu menjadi tamu Allah. Oleh karena itu manfaatkan waktu ini. Momen ini,” ujarnya.

“Sholat lima waktu tepat waktu. Kalau maktab-nya dekat, upayakan di Masjidil Haram. Jangan sampai lepas dari wudhu dan memperbanyak baca Al-Quran,” kata Dimyati. 

Di musim haji ini, kata Dimyati, akan banyak godaan yang ditemui oleh pada jemaah haji.

“Di situlah keimanan dan keistiqomahan kita diuji. Misalnya ketika sedang berjalan, banyak toko oleh-oleh di sebelah kanan dan kiri, belum lagi minyak wangi atau parfum. Untuk itu penting untuk meluruskan niat dan pikiran. Fokus ibadah saja di sana,” pungkasnya. 

Selain itu, kata dia, cobaan juga akan ditemui ketika sudah berada di maktab.

“Mau apapun harus antri terlebih dahulu. Sedang duduk kadang dilangkahi, sedang tawaf disenggol. Di situlah kesabaran kita diuji,” ujarnya.  

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang, Lukman Hakim mengatakan, jumlah jemaah haji kloter 33 ini sebanyak 393 orang yang terdiri dari 156 laki-laki dan 227 perempuan. 

“Jemaah haji paling muda usianya 19 tahun dari Kecamatan Kaduhejo. Sedangkan yang paling tua, 99 tahun, asal Kecamatan Cibaliung,” ujarnya. 

Lukman berpesan kepada para jemaah haji agar terus menjaga kesehatan dan kekompakan serta kerja sama yang baik dalam satu kelompok.

“Di sini ada petugas yang siap melayani,” ujarnya. 

Di tempat yang sama, Bupati Pandeglang, Dewi Setiani mengatakan, ibadah haji merupakan perjalanan spiritual dan penuh barokah. Oleh karena itu, kata dia, meskipun banyak cobaan, hendaknya dijalankan dengan ikhlas dan sabar serta kuatkan niat. 

“Ibadah haji itu harus penuh keteguhan hati. Sehingga, ketika  sudah mampu menjalani semua itu dengan baik. Mudah-mudahan seluruh rangkaian ibadah haji kita diterima oleh Allah SWT, dan kita menjadi haji yang mabrur,” ujarnya. (*/red)

Gubernur Andra Soni Ajak Masyarakat Teladani para Ulama

By On Mei 05, 2025


PANDEGLANG, JinNewsOne.Com Gubernur Banten, Andra Soni mengajak masyarakat Banten untuk meneladani para ulama. 

Menurutnya, Ulama sebagai pewaris Nabi, ajaran dan teladan yang diberikan dapat menuntun untuk selamat dunia dan akhirat.

Hal itu disampaikan Andra Soni di sela-sela kegiatan Haul ke-21 Abuya Bustomi dan Haul ke-1 Hj Enok Bahryah Binti Abuya Bustomi yang dilaksanakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hidayah Cisantri, Desa Curugbarang, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Senin, 05 Mei 2025.

Andra Soni mengatakan, Abuya Bustomi merupakan Ulama yang terkenal dengan keberanian dan karomah-nya. Melalui Haul yang dilaksanakan ini, kata dia, diharapkan dapat dijadikan sebagai sarana masyarakat untuk meneladani waliyullah.

“Semoga Allah SWT senantiasa menjadikan ilmunya terus mengalir sebagai amal jariyah dengan seraya memanjatkan doa bagi keselamatan dan kesejahteraan akan terlimpahkan kepada seluruh masyarakat Banten,” ucapnya.

Ketika para Ulama besar yang ada di Provinsi Banten satu per satu wafat, kata dia, maka masyarakat harus siap mengemban tugas mulia yang diajarkan para Ulama, yakni ,engamalkan dan menyebarkan ajaran agama Islam yang sejuk dan damai sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW, para sahabat, serta para ulama berikutnya.

“Termasuk ajaran yang telah diwariskan oleh Kyai Abuya Bustomi,” ujarnya.

Di depan ribuan santri, Andra Soni juga mengingatkan bagaimana saat ini umat Islam harus mampu membangun nilai-nilai peradaban Islam yang mulia, mendorong keberagaman yang ramah, dan makin memperkuat proses pemberdayaan masyarakat yang majemuk, kritis dan bertanggung jawab. 

“Melalui momentum Haul Abuya Bustomi, marilah kita sebarkan ilmu yang bermanfaat, akhlak yang mulia, pribadi yang santun toleran, dan kesalehan sosial sebagaimana diajarkan oleh beliau,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu perwakilan keluarga besar almarhum Abuya Bustomi, Jamaluddin mengucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur Banten, Andra Soni.

Menurutnya, hal ini membuktikan jika peran Ulama itu tidak bisa dipisahkan dalam pembinaan masyarakat yang maju.

Di mata Jamaluddin, Abuya Bustomi merupakan sosok ulama yang alim, karismatik serta mempunyai keilmuan agama yang dalam.

Berdasarkan cerita yang Jamaluddin dapatkan langsung dari Abuya Bustomi, beliau mondok menjadi santri hampir 27 tahun.

“Selama itu, beliau khatam Al-Quran sekitar 878 kali,” ucapnya.

Jamaluddin juga mengatakan, Abuya Bustomi merupakan sosok yang ikhlas dalam mengajar. Tidak hanya kepada para santrinya, ia juga mengajarkan masyarakat sekitar serta keluarga akan ajaran agama islam.

“Maka dari itu tidak heran jika sosoknya sangat disegani. Apalagi murid-muridnya juga banyak yang menjadi ulama besar,” pungkasnya. (*/red)

Mantan PJ Desa Koroncong Rampungkan Proyek Jalan Cor Beton

By On Maret 25, 2025

 


Pandeglang, JinNewsOne.Com - Pembangunan yang didanai Dana Desa 2024 di Desa Koroncong, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang, mulai dilaksanakan. Beberapa proyek yang tengah direalisasikan antara lain pembangunan jalan cor beton dan sarana air bersih (SAB). Selain itu, Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 27 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah disalurkan.

Saat ditemui di kediamannya pada 25 Maret 2025, Muhadi menjelaskan bahwa progres pembangunan jalan cor beton di Kampung Koroncong telah mencapai 50%. “Nanti malam akan dilanjutkan, mudah-mudahan bisa segera rampung,” ujarnya.

Selain proyek jalan, pembangunan sarana air bersih juga sudah berjalan. Muhadi menegaskan bahwa BLT untuk 27 KPM telah disalurkan sesuai ketentuan.

Terkait penggunaan Dana Desa 2024, Muhadi menyatakan kesiapannya untuk menyelesaikan segala persoalan. “Saya bertanggung jawab penuh atas keterlambatan pembangunan yang terjadi saat Pejabat Kepala Desa dijabat oleh istri saya. Saya berharap proses pertanggungjawaban ini berjalan lancar hingga tuntas, agar tidak ada masalah yang tersisa,” pungkasnya.

(Ucu)

Penyaluran PKH dan BPNT di Desa Curugciung Berjalan Kondusif Tanpa Pungutan Liar

By On Februari 26, 2025

 


Pandeglang, JinNewsOne.Com – Pemerintah menggelontorkan bantuan sosial berupa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di awal tahun 2025 melalui Kementerian Sosial. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya di Desa Curugciung, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Penyaluran bantuan yang berlangsung pada Rabu, 26 Februari 2025, diberikan kepada 372 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kegiatan ini turut dihadiri oleh tim monitoring kecamatan, Ade Supardi, Idam selaku pendamping PKH, serta perangkat desa Curugciung.

Idam menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan sesuai ketentuan, dengan jumlah KPM sebanyak 372. Ia juga mengingatkan para penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan dengan bijak, terutama untuk keperluan pendidikan anak, seperti pembelian buku, tas, dan alat tulis. Selain itu, bagi keluarga yang memiliki balita dan ibu hamil, diharapkan agar memperhatikan pemenuhan gizi yang cukup.

Lebih lanjut, Idam menambahkan bahwa pemerintah saat ini tengah mengembangkan sistem Data Terpadu Ekonomi Sosial Nasional (DTESN), yang akan menjadi basis data kesejahteraan sosial ke depan. Perubahan ini akan berdampak pada kepesertaan bansos, sehingga masyarakat dan para pemangku kebijakan perlu memahami sistem baru tersebut sejak dini.

Salah satu penerima manfaat, Mak Ijot, mengucapkan terima kasih kepada pendamping sosial dan aparat desa atas tersalurnya bantuan ini. “Bantuan ini sangat berarti bagi kehidupan saya,” ungkapnya.

Dengan penyaluran yang berlangsung kondusif dan tanpa pungutan liar, diharapkan bantuan sosial ini dapat benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Curugciung.

(*/red)

DPW JPMI dan MPP Pandeglang Lakukan Diskusi Publik Tentang Hak Imunitas Kejaksaan dan KUHP

By On Februari 17, 2025

 


Pandeglang, JinNewsOne.Com – Sebagai agen sosial kontrol dan agen perubahan, Milenial Peduli Pandeglang (MPP) bersama Jaringan Pemuda Mahasiswa Indonesia (DPW JPMI) Banten menggelar diskusi publik di Caffe Kopi Bakar Pak Endut pada, Senin (17/2/2025).

Diskusi ini digelar berdasarkan kajian dan temuan terkait persoalan di Kejaksaan Republik Indonesia. Salah satu isu utama yang dibahas adalah dugaan tumpang tindih kewenangan Kejaksaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan.

Hak imunitas Kejaksaan yang termuat dalam regulasi tersebut dinilai berbenturan dengan prinsip kesetaraan kewenangan antara Kejaksaan, Kepolisian, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidang hukum dan aktivisme yang memberikan wawasan mendalam mengenai dinamika politik hukum serta peran kejaksaan dalam sistem hukum Indonesia.

Diskusi ini menghadirkan Prof. Assoc. Dr. Kiswanto, S.H., S.E., S.Pd., M.H., M.A.P., selaku Wakil Direktur Pascasarjana Universitas Mathla’ul Anwar, Masnun Kurniawan, S.H., M.H., seorang praktisi hukum, Ahmad Syafaat, Direktur Milenial Pandeglang Peduli, serta Entis Sumantri, seorang aktivis Pandeglang.

Selain para narasumber utama, acara ini juga dihadiri oleh berbagai organisasi kepemudaan seperti Cipayung Plus, BEM Pandeglang, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Kehadiran mereka menambah perspektif yang lebih luas dalam membahas isu penting terkait kewenangan kejaksaan.

Dalam diskusi, para narasumber menyoroti bagaimana politik hukum dapat memperkuat kewenangan kejaksaan tanpa mengorbankan prinsip independensi. Mereka juga membahas potensi intervensi dari berbagai pihak yang dapat menghambat kinerja kejaksaan dalam menegakkan hukum secara adil dan transparan.

Prof. Assoc. Dr. Kiswanto menegaskan perlunya regulasi yang jelas serta dukungan akademik guna memperkuat institusi kejaksaan. Sementara itu, Masnun Kurniawan, S.H., M.H., mengangkat tantangan yang dihadapi kejaksaan dalam praktik hukum sehari-hari, termasuk tekanan politik dan birokrasi yang sering kali menghambat penegakan hukum.

Ahmad Syafaat dan Entis Sumantri menyoroti pentingnya peran masyarakat, terutama generasi muda, dalam mengawal independensi kejaksaan agar tetap bekerja berdasarkan prinsip keadilan. Mereka menegaskan bahwa transparansi dan partisipasi publik menjadi kunci dalam menjaga integritas institusi hukum.

Dalam diskusi, muncul kekhawatiran bahwa hukum saat ini seolah dijadikan alat kepentingan politik, bukan sebagai instrumen keadilan yang berpijak pada fakta dan data. Seharusnya, hukum menjadi panglima tertinggi di negeri ini, bukan alat kekuasaan. Namun, ada dugaan bahwa Kejaksaan kini lebih condong menjadi alat kekuasaan, bukan representasi dari supremasi hukum yang dijalankan hakim secara independen.

Melalui diskusi publik ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terkait persoalan hukum, khususnya mengenai peran dan kewenangan aparat penegak hukum seperti Kejaksaan, Kepolisian, dan KPK Yang seharusnya memiliki kewenangan yang setara bukan sebaliknya.

MOI Banten dan JPMI Bersihkan Sampah di Pesisir Teluk dalam Rangka HPN

By On Februari 10, 2025

 


Pandeglang, JinNewsOne.Com – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN), Media Online Indonesia (MOI) Banten bersama Jaringan Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (JPMI) Banten menggelar aksi bersih-bersih sampah di pesisir Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Minggu (9/2/2025).

Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk aparat Polsek, Pos TNI AL, pemerintah desa, serta komunitas pecinta lingkungan. Pembersihan dimulai sejak pukul 08.00 WIB, dengan titik utama di Kampung Gardan, sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Teluk. Ratusan kubik sampah yang terbawa gelombang pasang (rob) berhasil dikumpulkan dalam aksi gotong royong ini.

Kepala Desa Teluk, Sofyan Hadi, mengapresiasi partisipasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada MOI Banten dan organisasi mahasiswa yang dengan semangat gotong royong membantu membersihkan desa kami,” ujar Sofyan.

Ketua DPW MOI Banten, M. Gustiawan Rengga, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan HPN serta bentuk kepedulian insan pers terhadap lingkungan. “Alhamdulillah, kami bisa bersama-sama mahasiswa dan masyarakat dalam membersihkan pesisir pantai. Ini juga menunjukkan bahwa pers memiliki jiwa gotong royong yang kuat serta bersinergi dengan masyarakat dan pemangku kebijakan di berbagai tingkatan,” ungkapnya.

Ketua JPMI Banten, Entis atau yang akrab disapa Tayo, turut menekankan pentingnya kerja sama dalam berbagai bidang. “Jika kita bisa bekerja sama dan bergotong royong, pasti akan tercipta kebersamaan yang lebih erat,” ujarnya.

Aksi bersih pantai ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan, serta memperkuat sinergi antara pers, mahasiswa, dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial.

Aliansi Peduli Banten Soroti Kelalaian di Kawasan Konservasi TNUK

By On Januari 23, 2025



LABUAN, JinNewsOne.Com – Iwan Setiawan, Ketua Sekretariat Bersama Presidium Peduli Bangsa Aliansi Peduli Banten, kembali menyuarakan pentingnya pengelolaan dan pengawasan terhadap kawasan konservasi seperti Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Ia menyoroti ketidaktertiban dalam penerapan Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI) serta insiden kandasnya kapal TB Bomas Karya yang membawa tongkang bermuatan batu bara di perairan Pulau Panaitan.

Menurut Iwan, ketidakseriusan pihak terkait dalam merespons laporan dan rekomendasi telah mendorong rencana aksi unjuk rasa yang akan dilakukan oleh Aliansi Peduli Banten.

Iwan menjelaskan bahwa SIMAKSI adalah mekanisme izin resmi untuk memastikan aktivitas di kawasan konservasi berjalan sesuai aturan. Prosedurnya meliputi:

1. Persiapan dokumen, seperti identitas resmi, rencana kegiatan, dan izin tambahan untuk penelitian.

2. Pengajuan permohonan melalui Balai TNUK secara langsung atau daring.

3. Retribusi biaya, bergantung pada kegiatan dan jumlah peserta.

4. Verifikasi oleh petugas, memastikan kegiatan tidak merusak kawasan.

5. Penerbitan SIMAKSI, yang wajib dibawa selama kegiatan berlangsung.

Namun, ia juga mengkritik lemahnya pengawasan terhadap pelaksanaan SIMAKSI di lapangan, yang berpotensi merusak ekosistem konservasi.

Terkait insiden kapal TB Bomas Karya yang kandas pada 16 September 2023, Iwan menyebut bahwa kapal tersebut tidak memiliki dokumen lengkap, termasuk dokumen SELPEG yang diwajibkan berdasarkan Permenhub No. 69 Tahun 2019. Selain itu, dugaan pelanggaran peraturan lainnya, seperti operasi tanpa izin dan pengelolaan batu bara yang tidak sesuai dengan UU Minerba, memperburuk dampak lingkungan yang diestimasi mencapai Rp100 miliar.

Aliansi Peduli Banten telah mengirimkan surat resmi kepada Balai TNUK untuk meminta penjelasan terkait langkah pemulihan lingkungan dan evaluasi insiden tersebut. Namun, hingga saat ini, pihak Balai TNUK belum memberikan tanggapan yang memadai.

“Kami sudah melayangkan surat resmi, tetapi TNUK tidak merespons. Jika ini terus berlanjut, kami akan menggelar aksi unjuk rasa untuk mendesak pertanggungjawaban mereka,” tegas Iwan.

Aliansi Peduli Banten mendesak:

1. Penegakan hukum terhadap perusahaan yang terlibat pelanggaran.

2. Pemulihan ekosistem kawasan konservasi yang terdampak.

3. Evaluasi sistem perizinan, termasuk penerapan SIMAKSI dan pengawasan lapangan.

Iwan menegaskan bahwa aksi unjuk rasa ini bertujuan untuk mendorong transparansi dan tanggung jawab semua pihak, khususnya Balai TNUK, dalam menjaga kelestarian kawasan konservasi yang merupakan salah satu warisan dunia.

(*/red)

Sungai Dijadikan Tempat Buang Sampah Medis, DPK-FKMB Pandeglang Angkat Bicara

By On Januari 05, 2025

 


Pandeglang, JinNewsOne.Com - Usup Al-Ayubi Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten-Forum Keadilan Masyarakat Banten (DPK-FKMB) Turut angkat bicara untuk mengkritisi sungai yang dijadikan tempat pembuangan sampah medis.

“Saya melihat langsung kelokasi pada hari Sabtu, 04-01-2025 bersama salah satu warga dan rekan media, di sungai itu banyak ditemukan sampah medis seperti infusan, sarung tangan, alat suntik dan lain – lainnya yang berkaitan dengan material medis, saya heran kenapa pihak-pihak terkait yang menangani soal limbah medis lengah, sehingga ada salah satu perusahaan medis membuang sembarangan,” kata Usup saat berada di tempat perkara kejadian (TKP) sungai Cikedung kampung Ciekek.

Setiap klinik ataupun rumah sakit yang melakukan bidang usaha jasa layanan kesehatan atau medis semestinya memiliki dokumen perencanaan lingkungan yang disahkan oleh lembaga yang berwenang, jangan-jangan ketentuan itu tidak ditempuh,” Tambah Usup.

Dalam rangka mengantisipasi timbulnya permasalahan pencemaran lingkungan yang ditimbulkan akibat dari aktivitas layanan medis yang dilakukan. Semisal ada sisa alat - alat medis habis pakai mesti ditempatkan di lokasi yang aman dan bersuhu tertentu setelah dilakukan pemilahan oleh petugas yang ditunjuk sebelum diangkut,” ungkapnya.

Senada dikatakan Fatarun, bahwa dalam katagori pengangkutan limbah medis atau transporter limbah medis jasa layanan kesehatan mesti memiliki kerjasama dengan perusahaan yang ditunjuk dan memenuhi per syarat yang ditetapkan oleh perundang undangan.

Perusahaan limbah medis sebaiknya juga memiliki alat pemusnah atau alat pembakaran limbah medis harus yang bersertifikat. Kemudian pemilik klinik atau rumah sakit juga harus memiliki standardisasi baku mutu yang ditetapkan sehingga polusi dari akibat pembakarannya mencapai batas maksimal,” ungkapnya.

“Kami menduga dengan ditemukannya sampah medis disungai Ciekek masjid baru – baru ini dapat mempertegas dugaan kami bahwa ada beberapa pengelola jasa layanan medis tidak memiliki perencanaan teknis terkait pengelolaan sampah medis,” pungkasnya.

(Ucu/Lutfi)

DPAC BPPKB Cikeudal Silaturahmi ke Muspika Tembuskan Sk Kepengurusan Periode 2024 – 2029

By On Desember 11, 2024

 


Pandeglang, JinNewsOne.Com – Dalam mewujudkan tali silaturahmi yang bertujuan untuk saling bersinergi antara Ormas BPPKB tingkat Kecamatan dengan pemerintah desa, kecamatan, Institusi TNI dan Polri se Kecamatan Cikeudal, Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Organisasi Masyarakat (Ormas) BPPKB DPAC Cikeudal turun langsung bersilaturahmi, Senin (11/12/2024).

Silaturahmi ke semua instansi yang ada di Kecamatan Cikeudal dipimpin oleh ketua DPAC kecamatan Cikeudal Irvan teknik. Selain silaturahmi, Ormas BPPKB DPAC Cikeudal memperkenalkan kepengurusan yang baru kepada semua instansi yang ada di kecamatan Cikeudal.

Ivan Teknik Ketua DPAC BPPKB Kecamatan Cikeudal mengatakan, “Semoga dengan turun langsung bersilaturahmi kesemua instansi seperti kantor Camat, Koramil, Polsek, dan seluruh Desa yang ada di Kecamatan Cikedal, Ormas BPPKB bisa bersinergi,” Ujarnya.

Silaturahmi kami juga sekalian memperkenalkan pengurus baru dari kecamatan Cikeudal, Alhamdulillah semua berjalan lancar, semua pihak muspika Cikeudal juga sangat mengapresiasi langkah kami, mudah-mudahan kedepannya kita akan bersinergi dan menjaga Kondusifitas khususnya di Kecamatan Cikeudal yang kami cintai,” Jelas Ivan Teknik.

(Red)

Anggota DPRD Banten, Kader Presiden RI Prabowo Subianto Salurkan Baksos Kepada Korban Banjir di Pandeglang

By On Desember 06, 2024

 


Pandeglang, JinNewsOne.Com – Curah hujan tinggi di beberapa hari terakhir ini mengakibatkan volume air meningkat, akibatnya beberapa desa di kabupaten Pandeglang mengalami banjir khususnya di Kecamatan Panimbang dan Kecamatan Sukaresmi.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten, H. Roni Mitra menyampaikan turut prihatin atas bencana banjir yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Pandeglang.

“Saya turun langsung untuk meninjau kondisi dan keadaan masyarakat yang terdampak oleh bencana kali ini,” ujar H.Roni anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi Gerindra kepada para awak media, Kamis (5/12/2024).

“Dan juga saya sampai kepada seluruh masyarakat, mohon untuk tetap waspada dengan keadaan curah hujan yang tinggi, kita berharap dan berdoa bersama-sama semoga banjir ini segera surut,” sambungnya.

Dengan adanya batuan tersebut masyarakat yang terkena banjir berterima kasih dengan adanya anggota DPRD Banten dari daerah pemilihan Kabupaten Pandeglang yang langsung datang ke lokasi banjir.

“Alhamdulillah dengan datang bantuan dengan rasa kepedulian, kami merasa terbantu dengan datangnya dari anggota dewan dari DPRD Banten Partai Gerindra,” ucap Masitoh warga yang terkena dampak musibah banjir di Kabupaten Pandeglang.

(Red)

Selesaikan PTSL Tahun 2024, Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang Juga Sudah Menyiapkan Rencana Aksi Tahun 2025

By On November 26, 2024

 


Pandeglang, JinNewsOne.Com – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang, 3 (tiga) kantor pertanahan di Provinsi Banten telah menyelesaikan target sertifikasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2024.

“Bukan hanya sertifikasi PTSL, Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang juga telah menuntaskan sertifikasi BMN (Barang Milik Negara-red) sebanyak 7 bidang, sertifikasi Lintas Sektor sebanyak 300 bidang, Peta Bidang Tanah kegiatan PTSL seluas 10.158 hektar, menjaga kinerja 7 layanan prioritas tetap hijau pekat dan kami sudah menyiapkan juga rencana aksi untuk 2025,” ujar Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang, Arinaldi, dalam Acara Tasyakuran Capaian Kinerja di Aula Kantah Kabupaten Pandeglang, Selasa (26/11/2024)

Arinaldi mengatakan kerja sama tim, sinkronisasi data, dan upaya percepatan dengan mengerahkan sumber daya yang ada membuat Kantah Kabupaten Pandeglang bisa berada di rangking atas di Provinsi Banten.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Sudaryanto mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi jajaran Kepala Kantor Pertanahan beserta Tim Ajudikasi PTSL Kantah Kabupaten Pandeglang yang telah merampungkan targetnya, “Bukan hanya mengalir tapi berjalan dan berlari itu tidak mudah, perlu tangan-tangan besi dan komitmen yang kuat dari puncuk pimpinan dan jajaran,” ujarnya.

“Dengan taglinenya PanBers Progresif memiliki makna berubah terus, menjadi baik terus, setiap hari harus ada perubahan-perubahan yang mengarah ke kebaikan,” tandasnya.

Kantah Kabupaten Pandeglang tahun 2023 merampungkan sertifikasi PTSL sebanyak 7.500 Sertifikat Hak atas Tanah (SHAT), pada minggu kedua bulan September 2024 Kantah Kabupaten Pandeglang telah menyelesaikan sertifikasi PTSL Tahun Anggaran 2024 dengan target lebih dari 2 kali lipat tahun sebelumnya yakni 18.910 SHAT PTSL tersebar di 22 kecamatan, 60 desa.

Pembagian sertifikat akan dilakukan mulai hari Kamis (28/11/2024) melalui kepala desa/lurah setempat dan akan dilaksanakan sehari setelah Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah Serentak.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *