Program Sekolah Rakyat Mulai Berjalan, MPLS Jadi Langkah Awal Pembentukan Karakter Siswa
On Agustus 16, 2026
Blitar, Jawa Timur | JinNewsOne.com — Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar mulai memasuki tahapan awal pembentukan karakter dan adaptasi siswa melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Kali Kuning, Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, tersebut menjadi bagian penting dari dimulainya proses pendidikan di sekolah berbasis asrama itu.
Sekitar 750 peserta yang terdiri atas siswa baru, wali murid, tenaga pendidik, dan tamu undangan mengikuti pembukaan MPLS.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar, Johan Argono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses persiapan hingga pembangunan sekolah tersebut dapat terealisasi dan mulai beroperasi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas hadirnya Program Sekolah Rakyat yang dinilai memberikan peluang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh akses pendidikan dengan fasilitas yang memadai.
Menurut Johan, keberadaan Sekolah Rakyat bukan hanya memberikan kesempatan memperoleh pendidikan, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk membangun karakter, kemandirian, serta kesiapan menghadapi kehidupan di masa mendatang.
Pendidikan dan Penguatan Karakter
Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin mengatakan keberadaan Sekolah Rakyat memberikan manfaat penting bagi keluarga kurang mampu, khususnya dalam membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Blitar, kami menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas terealisasinya Sekolah Rakyat di Kota Blitar,” ujarnya.
Syauqul menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu fondasi utama dalam mempersiapkan masa depan generasi muda.
Karena itu, Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk anak-anak yang memiliki karakter kuat, mandiri, dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Konsep tersebut menjadi semakin penting karena para siswa akan menjalani pendidikan dalam lingkungan berasrama dengan pola kehidupan yang lebih terstruktur.
MPLS Jadi Tahap Adaptasi Siswa
Komandan Kodim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, S.H., M.M., M.H.I., menilai MPLS memiliki posisi strategis dalam membantu siswa beradaptasi dengan sistem pendidikan baru.
Menurutnya, siswa tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga mulai diarahkan untuk memahami pola kehidupan di asrama yang menuntut kedisiplinan dan kemandirian.
“MPLS ini sangat krusial untuk membantu para siswa baru beradaptasi dengan sistem pendidikan berasrama. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, kegiatan ini juga membekali siswa dengan keterampilan hidup sehari-hari atau life skills,” jelas Virlani.
Ia menambahkan, pembentukan kebiasaan dan karakter sejak awal menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di Sekolah Rakyat.
Melalui sistem boarding school, siswa akan menjalani aktivitas belajar sekaligus kehidupan sehari-hari dalam lingkungan yang terarah. Kondisi tersebut diharapkan dapat membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan siswa dalam mengelola kehidupan secara mandiri.
Virlani juga mengapresiasi sinergi Pemerintah Kota Blitar dengan Kementerian Sosial dalam mempersiapkan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Kota Blitar.
Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga menjadi salah satu faktor penting agar program yang ditujukan bagi keluarga kurang mampu tersebut dapat berjalan secara optimal.
Diharapkan Memutus Mata Rantai Kemiskinan
Lebih dari sekadar menyediakan ruang belajar, Sekolah Rakyat diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kehidupan para siswa dan keluarganya.
Akses terhadap pendidikan yang berkualitas diharapkan dapat membuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk meningkatkan kapasitas, memperoleh masa depan yang lebih baik, sekaligus meningkatkan taraf hidup keluarganya.
Dalam konteks yang lebih luas, pendidikan tersebut diharapkan menjadi salah satu jalan untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.
Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar berlangsung tertib dan lancar.
Para siswa kini mulai memasuki babak baru dalam perjalanan pendidikannya. Di lingkungan belajar dan asrama yang baru, mereka diharapkan tidak hanya tumbuh secara akademik, tetapi juga berkembang menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, dan siap menghadapi masa depan. *(Red)





















