Berita Terbaru
About Me
Search This Blog
- Agustus 2026 (36)
- Juli 2026 (34)
- Juni 2026 (11)
- Mei 2026 (12)
- April 2026 (6)
- Maret 2026 (2)
- Februari 2026 (7)
- Januari 2026 (5)
- Desember 2025 (3)
- November 2025 (5)
- Oktober 2025 (8)
- September 2025 (6)
- Agustus 2025 (40)
- Juli 2025 (53)
- Juni 2025 (72)
- Mei 2025 (114)
- April 2025 (70)
- Maret 2025 (46)
- Februari 2025 (30)
- Januari 2025 (37)
- Desember 2024 (62)
- November 2024 (45)
- Oktober 2024 (36)
Labels
- 17Agustus
- Advertiser
- Anggaran Negara
- Bandung
- Banten
- Bencana
- Bengkulu
- Berita Nasional
- Bisnis Kuliner
- Blitar
- BOP
- Budaya
- Bupati Blitar
- Cianjur
- Cikeusik
- Cilegon
- Daerah
- DPR RI
- Dugaan Korupsi
- Edukasi
- Ekbis
- Ekonomi
- Ekonomi Hijau
- El Niño
- Es Campur
- Event Blitar
- Festival Es Campur Blitar
- Festival Es Campur Indonesia
- Gempa
- Gempa Bumi
- Gerak Jalan
- Gunung Api
- Hari Pramuka
- Harlah Kampung Coklat
- Headline
- Hukrim
- Hukum
- HUT ke-81 RI
- HUT Kemerdekaan RI
- HUT RI
- HUT RI 2026
- HUT RI ke-81
- ICW
- Indonesia Ring of Fire
- Info dan Tips
- Infrastruktur
- Internasional
- Jakarta
- Jalan Sehat
- Jawa Barat
- Jawa Timur
- Jember
- JNO
- Kabupaten Blitar
- Kabupaten Tangerang
- Kabut Asap
- Kalimantan
- Kalimantan Tengah
- Kampung Coklat
- Kanigoro
- Kapal induk
- Karhutla
- Kebencanaan
- Kediri
- Kehutanan
- Kejaksaan
- Kemenhan
- Kemensetneg
- Kemerdekaan RI
- Kenegaraan
- Kesehatan
- Komunitas Musik
- Korupsi
- Kota Blitar
- Kuliner
- Lamongan
- Lampung
- Lebak
- Legend Music Community
- Lingkungan
- Malang
- Mas Ibin
- Medan
- Merak
- Mitigasi Bencana
- Musik
- Nasional
- NTT
- Nurhadi
- Olahraga
- Opini
- Otomotif
- Pacitan
- Pandeglang
- Partai NasDem
- Paskibraka
- Pelayanan Publik
- Pembangunan
- Pemerintahan
- Pemkab Blitar
- Pendidikan
- Pendidikan Kesetaraan
- Pengadaan Pemerintah
- Perdagangan Karbon
- Peristiwa
- PKBM
- Politik
- Resepsi
- Rijanto
- Ruang Publik
- Seni
- Sepak bola
- Serang Raya
- Sosial
- Sosok
- Sumatera Selatan
- Sumedang
- Surabaya
- Syauqul Muhibbin
- Tangerang
- Tangerang Raya
- Tanggamus
- Teknologi
- TNI
- Tsunami
- Turnamen
- UMKM
- Upacara
- Wisata
- Wisata Blitar
- Wisata Keluarga
Topik
- 17Agustus
- Advertiser
- Anggaran Negara
- Bandung
- Banten
- Bencana
- Bengkulu
- Berita Nasional
- Bisnis Kuliner
- Blitar
- BOP
- Budaya
- Bupati Blitar
- Cianjur
- Cikeusik
- Cilegon
- Daerah
- DPR RI
- Dugaan Korupsi
- Edukasi
- Ekbis
- Ekonomi
- Ekonomi Hijau
- El Niño
- Es Campur
- Event Blitar
- Festival Es Campur Blitar
- Festival Es Campur Indonesia
- Gempa
- Gempa Bumi
- Gerak Jalan
- Gunung Api
- Hari Pramuka
- Harlah Kampung Coklat
- Headline
- Hukrim
- Hukum
- HUT ke-81 RI
- HUT Kemerdekaan RI
- HUT RI
- HUT RI 2026
- HUT RI ke-81
- ICW
- Indonesia Ring of Fire
- Info dan Tips
- Infrastruktur
- Internasional
- Jakarta
- Jalan Sehat
- Jawa Barat
- Jawa Timur
- Jember
- JNO
- Kabupaten Blitar
- Kabupaten Tangerang
- Kabut Asap
- Kalimantan
- Kalimantan Tengah
- Kampung Coklat
- Kanigoro
- Kapal induk
- Karhutla
- Kebencanaan
- Kediri
- Kehutanan
- Kejaksaan
- Kemenhan
- Kemensetneg
- Kemerdekaan RI
- Kenegaraan
- Kesehatan
- Komunitas Musik
- Korupsi
- Kota Blitar
- Kuliner
- Lamongan
- Lampung
- Lebak
- Legend Music Community
- Lingkungan
- Malang
- Mas Ibin
- Medan
- Merak
- Mitigasi Bencana
- Musik
- Nasional
- NTT
- Nurhadi
- Olahraga
- Opini
- Otomotif
- Pacitan
- Pandeglang
- Partai NasDem
- Paskibraka
- Pelayanan Publik
- Pembangunan
- Pemerintahan
- Pemkab Blitar
- Pendidikan
- Pendidikan Kesetaraan
- Pengadaan Pemerintah
- Perdagangan Karbon
- Peristiwa
- PKBM
- Politik
- Resepsi
- Rijanto
- Ruang Publik
- Seni
- Sepak bola
- Serang Raya
- Sosial
- Sosok
- Sumatera Selatan
- Sumedang
- Surabaya
- Syauqul Muhibbin
- Tangerang
- Tangerang Raya
- Tanggamus
- Teknologi
- TNI
- Tsunami
- Turnamen
- UMKM
- Upacara
- Wisata
- Wisata Blitar
- Wisata Keluarga
Terpopuler
-
Jawilan, Serang - Jinnewsone @gmail.com | Ali Bustami, warga Kp. Pondok RT 13 RW 04 Desa Pasir Gintung, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Seran...
-
Banten- Jinnewsone@gmail.com |Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pandeglang, H. Junaedi, S.Pd., M.Si., resmi melaporkan duga...
-
PRESTASI TIM SEPAK TAKRAW PUTRI KOTA SERANG RAIH JUARA 2 DI CILEGON, SIAP TARUNG DI TINGKAT PROVINSIBanten- Jinnewsone@gmail.com -12-6-2026| Kabar gembira datang dari dunia olahraga pelajar Kota Serang. Fitri Nur Aeni, siswa SMP Negeri 5 ...
-
Banten -JinNews One.Com |Dikutip dari akun Kementrian Energi Dan Sumberdaya Mineral Sabtu, 23 Agustus 2025 Presiden Republik Indonesia Prabo...
-
Lampung jinnewsone @gmail.com |Dua pengendara melintas di Jl. Ratu dibalau kec. Tanjung seneng kota Bandar Lampung tertimpa pohon tumbang...
-
Serang Jinnewsone@gmail.com|diungkap Bahrudin Selaku Kepala Desa Pudar kecamatan Pamarayan Kabupaten Serang bahwa penting nya pembangunan I...
-
Serang jinnews one.com |Pengelolaan sampah di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten, diduga bermasalah terkait penggunaan anggaran APB...
Trending
-
Jawilan, Serang - Jinnewsone @gmail.com | Ali Bustami, warga Kp. Pondok RT 13 RW 04 Desa Pasir Gintung, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Seran...
-
Banten- Jinnewsone@gmail.com |Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pandeglang, H. Junaedi, S.Pd., M.Si., resmi melaporkan duga...
-
PRESTASI TIM SEPAK TAKRAW PUTRI KOTA SERANG RAIH JUARA 2 DI CILEGON, SIAP TARUNG DI TINGKAT PROVINSIBanten- Jinnewsone@gmail.com -12-6-2026| Kabar gembira datang dari dunia olahraga pelajar Kota Serang. Fitri Nur Aeni, siswa SMP Negeri 5 ...
-
Banten -JinNews One.Com |Dikutip dari akun Kementrian Energi Dan Sumberdaya Mineral Sabtu, 23 Agustus 2025 Presiden Republik Indonesia Prabo...
-
Lampung jinnewsone @gmail.com |Dua pengendara melintas di Jl. Ratu dibalau kec. Tanjung seneng kota Bandar Lampung tertimpa pohon tumbang...
-
Serang Jinnewsone@gmail.com|diungkap Bahrudin Selaku Kepala Desa Pudar kecamatan Pamarayan Kabupaten Serang bahwa penting nya pembangunan I...
-
Serang jinnews one.com |Pengelolaan sampah di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten, diduga bermasalah terkait penggunaan anggaran APB...
Dugaan Kuat Siswa Fiktif Menyelimuti PKBM Nuansa Alam — Data Warga Diduga Dicuri, Aliansi Siap Laporkan Dugaan Tindak Pidana Korupsi dan Pelanggaran Perlindungan Data Pribadi
By JinNewsOne.Com On Agustus 26, 2026
SERANG - JinNewsOne.com | Aliansi Peduli Banten bersama Aliansi Gerakan Serang Raya mengungkap dugaan kuat adanya praktik pencatatan siswa fiktif di PKBM Nuansa Alam, yang beralamat di Kampung Sawah Girang, Desa Cisitu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Hasil penelusuran dan verifikasi lapangan yang dilakukan kedua organisasi masyarakat tersebut menunjukkan sejumlah temuan yang sangat memprihatinkan dan patut ditindaklanjuti secara serius.
Berdasarkan dokumen yang berhasil diperiksa serta keterangan langsung dari sejumlah orang tua dan siswa, ditemukan bukti bahwa nama-nama warga tercatat sebagai siswa aktif di PKBM Nuansa Alam dalam sistem data pendidikan nasional (Dapodik), padahal mereka tidak pernah mendaftar, tidak pernah bersekolah, dan tidak pernah mengikuti kegiatan pembelajaran di lembaga tersebut. Bahkan terdapat nomor pendaftaran maupun kode barcode yang tertera resmi atas nama mereka, tanpa persetujuan maupun pengetahuan yang bersangkutan.
Lebih mengkhawatirkan lagi, dugaan sementara menyebutkan bahwa hampir keseluruhan data siswa yang tercatat dalam sistem Dapodik di PKBM Nuansa Alam berpotensi berupa data fiktif. Praktik semacam ini sangat diduga kuat berkaitan dengan upaya memperoleh alokasi dana bantuan operasional pendidikan yang sejatinya diperuntukkan bagi pelayanan peserta didik yang nyata dan aktif.
Perbuatan menggunakan data pribadi warga tanpa persetujuan untuk keuntungan lembaga atau pihak tertentu ini diduga kuat melanggar sejumlah ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, antara lain:
Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi
Pasal 65 ayat (1): Setiap Orang dilarang secara melawan hukum memperoleh atau mengumpulkan Data Pribadi yang bukan miliknya dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain yang dapat mengakibatkan kerugian Subjek Data Pribadi.
Pasal 65 ayat (3): Setiap Orang dilarang secara melawan hukum menggunakan Data Pribadi yang bukan miliknya.
Pasal 67 ayat (1) juncto Pasal 65 ayat (1): Dipidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).
Pasal 67 ayat (3) juncto Pasal 65 ayat (3): Dipidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau denda paling banyak Rp5.000.000.000,00.
Pasal 66: Membuat atau memalsukan Data Pribadi dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain yang dapat mengakibatkan kerugian bagi orang lain — dipidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp6.000.000.000,00.
Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
Pasal 2 ayat (1): Dengan sengaja menyalahgunakan kewenangan untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain sehingga merugikan keuangan negara.
Pasal 3: Menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan cara memalsukan surat atau dokumen yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara.
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)
Pasal 378 KUHP (Penipuan): Dengan maksud menguntungkan diri sendiri secara melawan hukum, menggunakan nama atau identitas orang lain dengan tipu muslihat untuk memperoleh dana — ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun.
Pasal 263 KUHP (Pemalsuan Surat): Membuat dokumen pendaftaran atau data siswa palsu — ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun.
Merespons temuan tersebut, Ketua Aliansi Peduli Banten, Iwan Setiawan, bersama Ketua Aliansi Gerakan Serang Raya, Bahrudin, menyoroti lemahnya fungsi pengawasan, verifikasi, serta pemantauan dan evaluasi yang dijalankan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Serang. Padahal, pemberian izin operasional, pemeriksaan keabsahan data peserta didik, serta pengawasan pelaksanaan kegiatan dan penggunaan anggaran merupakan tugas pokok dan fungsi utama instansi terkait. Ketiadaan pengawasan yang ketat inilah yang diduga memungkinkan praktik penyalahgunaan data berlangsung.
"Kami telah melakukan penelusuran mendalam, memeriksa dokumen, dan mewawancarai langsung pihak-pihak yang namanya tercatat sebagai siswa. Hasilnya sangat memprihatinkan — banyak yang tidak tahu-menahu bahwa namanya terdaftar di sana. Data mereka diduga diambil tanpa sepengetahuan dan tanpa persetujuan untuk keuntungan pihak lain. Hal ini tidak sekadar pelanggaran administrasi, melainkan diduga kuat telah masuk ranah dugaan tindak pidana korupsi serta pelanggaran perlindungan data pribadi." ujar Iwan Setiawan, Ketua Aliansi Peduli Banten, didampingi Bahrudin, Ketua Aliansi Gerakan Serang Raya.
Untuk itu, kedua organisasi menyatakan kesiapan penuh untuk menyerahkan seluruh berkas, dokumen, dan hasil penelusuran kepada pihak berwenang — baik Kejaksaan, Kepolisian, maupun Inspektorat — guna diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami meminta agar aparat penegak hukum segera melakukan pemeriksaan mendalam, memverifikasi seluruh data, dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat apabila terbukti ada pelanggaran.
Kami juga mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Serang untuk segera melakukan audit dan verifikasi menyeluruh terhadap seluruh data peserta didik serta penggunaan anggaran di PKBM Nuansa Alam, sekaligus memperbaiki sistem pengawasan agar hal serupa tidak terulang di tempat lain. Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana pendidikan adalah hak seluruh rakyat, dan tidak boleh ada satu pun pihak yang berani memanfaatkannya untuk keuntungan pribadi dengan mencuri data milik orang lain. *Red
Kejari Kabupaten Tangerang Tetapkan Kepala PKBM Indonesia Negeriku sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOP
By JN¹ On Agustus 25, 2026
Banten — JinNewsOne.com | Selasa, 25 Agustus 2026 — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang menetapkan Kepala Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Indonesia Negeriku, Kidon Ginting (58), sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) program pendidikan keadilan periode 2023–2025.
Kepala Kejari Kabupaten Tangerang Wahyudi Eko Husodo mengatakan, tersangka dijerat dengan Pasal 603 dan Pasal 604 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), juncto Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
“Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara dan minimal dua tahun,” kata Wahyudi di Tangerang, Selasa.
Diduga Memanipulasi Data Peserta Didik
Menurut Wahyudi, perkara tersebut berkaitan dengan dugaan pencantuman data peserta didik fiktif yang tidak sesuai dengan jumlah siswa sebagai dasar pencairan dana BOP dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
“Ditemukan dugaan adanya sejumlah siswa fiktif yang tidak sesuai dengan data yang menjadi dasar pencairan anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” ujarnya.
Kidon, yang bertanggung jawab atas pengelolaan PKBM Indonesia Negeriku di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang, diduga memanipulasi data peserta didik selama periode 2023 hingga 2025.
Meski begitu, penyidik belum mengungkap jumlah peserta didik yang diduga fiktif. Kejaksaan menyatakan informasi tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan dan akan dibuktikan dalam proses perdamaian.
Kerugian Negara Diperkirakan Lebih dari Rp2 Miliar
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kabupaten Tangerang M. Arsyad mengatakan, nilai kerugian keuangan negara dalam perkara tersebut untuk sementara diperkirakan lebih dari Rp2 miliar.
Namun angka tersebut belum merupakan nilai final karena penyidik masih menunggu hasil audit untuk memastikan kerugian negara yang besar.
“Kerugian keuangan negara diperkirakan lebih dari Rp2 miliar. Namun, nilai pastinya masih menunggu hasil audit untuk menghitung kerugian negara,” kata Arsyad.
Penulis masih mendalami dugaan manipulasi data peserta didik serta menelusuri aliran dana yang berkaitan dengan penggunaan dana BOP.
Kejari Kabupaten Tangerang juga membuka kemungkinan adanya pihak lain yang dimintai pertanggung jawaban apabila hasil penyidikan menemukan bukti keterlibatan pihak lain.
“Kami akan terus mendalami perkara ini dengan menggali keterangan dari tersangka dan pihak-pihak terkait,” ujar Arsyad.
Penyudikan masih berlangsung. Penetapan tersangka merupakan bagian dari proses hukum, sedangkan seluruh dugaan tindak pidana akan diuji berdasarkan alat bukti dan proses persidangan di pengadilan. *(Merah)
Festival Es Campur Indonesia, dari Lomba Kuliner hingga Rencana Bisnis
By JN¹ On Agustus 25, 2026
Festival Es Campur Indonesia digelar di Aula Gaujari Palace, Desa Kerjen, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Selasa (25/8/2026).
Blitar, Jawa Timur — JinNewsOne.com | Selasa, 25 Agustus 2026 — Festival Es Campur Indonesia yang digelar Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Nurhadi, di Gaujari Palace, Desa Kerjen, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, mengusung konsep lomba “Penyaji Es Campur Terlezat.”
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Puluhan peserta mengikuti kompetisi dengan menghadirkan berbagai racikan es campur yang dinilai dari aspek rasa, penampilan, dan kreativitas.
Menariknya, kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan masyarakat umum. Sejumlah media awak juga ikut ambil bagian dalam kompetisi, sehingga suasana festival berlangsung semakin meriah dan interaktif.
Nurhadi saat memberikan apresiasi kepada pemenang lomba. Foto dok. *Red.
Menariknya, kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan masyarakat umum. Sejumlah media awak juga ikut ambil bagian dalam kompetisi, sehingga suasana festival berlangsung semakin meriah dan interaktif.
Di balik kegiatan yang bernuansa hiburan tersebut, terdapat pula rencana pengembangan bisnis kuliner. Nurhadi menyampaikan bahwa festival menjadi salah satu sarana untuk melihat secara langsung kreativitas peserta sekaligus mendapatkan inspirasi bagi rencana usaha resto es campur yang akan dikembangkan.
“Festival ini dalam ikut rangka memeriahkan HUT RI. Di samping itu, saya juga punya niat membuka usaha resto es campur, dengan rencana launching pertama di Kediri,” kata Nurhadi.
Menurut Nurhadi, berbagai racikan yang disajikan peserta berpotensi memberikan inspirasi terhadap pengembangan menu. Bahkan, ia membuka kemungkinan resep dari peserta dapat menjadi bagian dari menu resto yang direncanakannya.
Selain potensi pengembangan resep, festival tersebut juga membuka peluang bagi peserta yang memenuhi kriteria untuk terlibat dalam usaha kuliner tersebut. Mereka berpeluang direkrut sebagai pramusaji maupun tenaga pembuat es campur ketika resto mulai beroperasi.
Dengan demikian, Festival Es Campur Indonesia tidak sekadar menjadi lomba kuliner dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempertemukan kreativitas masyarakat, potensi kuliner, dan peluang pengembangan usaha.
Rencana tersebut sekaligus memberikan dimensi berbeda pada festival yang digelar di Istana Gaujari. Dari sebuah kompetisi penyajian es campur, kegiatan ini diarahkan untuk menggali ide, menemukan potensi sumber daya manusia, serta melihat peluang bisnis kuliner yang dapat dikembangkan lebih lanjut. *(Red)
Giuseppe Garibaldi Berlayar dari Italia Menuju Indonesia, Kapal Induk Pertama TNI AL Segera Tiba
By JN¹ On Agustus 25, 2026
ITS Giuseppe Garibaldi mulai berlayar dari Italia menuju Indonesia pada 24 Agustus 2026. Kapal tersebut akan menjadi KRI Gajah Mada setelah proses serah terima di Indonesia.
Jakarta, Indonesia — JinNewsOne.com | Selasa, 25 Agustus 2026 — Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi mulai berlayar dari Italia menuju Indonesia pada Senin (24/8/2026) malam waktu setempat. Kapal perang yang diperoleh Indonesia melalui skema hibah Pemerintah Italia tersebut diproyeksikan menjadi kapal induk pertama dalam sejarah TNI Angkatan Laut (TNI AL).
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengkonfirmasi bahwa Giuseppe Garibaldi meninggalkan Italia sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Saat memulai perjalanan, kapal tersebut masih menggunakan nama ITS Giuseppe Garibaldi dan masih mengibarkan bendera Italia.
Menurut KSAL, kapal dijadwalkan tiba di Indonesia pada pertengahan September 2026. Setelah proses serah terima di Indonesia, kapal tersebut akan menggunakan identitas Indonesia dengan nama KRI Gajah Mada.
“Kami mohon doanya, malam ini mungkin jam 22, KRI Gajah Mada akan meninggalkan Italia menuju Indonesia.” Pernyataan tersebut disampaikan Muhammad Ali pada Senin (24/8/2026) saat kunjungan di Kraton Majapahit, Jakarta.
Dari Italia Menuju Tanah Air
Pelayaran Giuseppe Garibaldi kapal menuju Indonesia merupakan tahap penting dalam proses transfer dari Pemerintah Italia ke Pemerintah Indonesia.
Dalam rencana pelayaran yang disampaikan sebelumnya, kapal akan menempuh rute melalui kawasan Mediterania dan Terusan Suez sebelum melanjutkan perjalanan menuju kawasan Samudra Hindia. Kapal juga direncanakan melakukan persinggahan, antara lain di Jeddah, Arab Saudi, dan Kolombo, Sri Lanka, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Indonesia.
Rute tersebut tetap dapat menyesuaikan kondisi operasional, navigasi, cuaca, maupun kebutuhan kapal selama perjalanan.
Dengan kepergiannya dari Italia, proses pengambilalihan Giuseppe Garibaldi memasuki fase baru: dari kapal perang Italia yang telah puluhan tahun beroperasi menjadi aset yang dipersiapkan untuk memperkuat kemampuan maritim Indonesia.
100 Prajurit TNI AL Disiapkan
Pengoperasian kapal induk tidak hanya membutuhkan kapal dan sistem teknis, tetapi juga sumber daya manusia dengan kompetensi khusus.
Untuk itu, TNI AL mengirimkan 100 personel ke Italia. Mereka menjalani pelatihan sebelum ikut dalam proses pengoperasian dan pelayaran kapal menuju Indonesia. Pelatihan dilakukan di Italia, termasuk di lingkungan Fincantieri, galangan yang membangun Giuseppe Garibaldi.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menjelaskan bahwa proses pelayaran dilakukan dengan konsep joint crew, yakni pengawakan gabungan antara personel TNI AL dan Angkatan Laut Italia.
“Mereka akan bertabrakan dengan konsep joint crew. Joint crew itu sebagian dari TNI Angkatan Laut dan sebagian dari personel Angkatan Laut Italia.” jelasnya.
Konsep tersebut dimaksudkan untuk membantu personel Indonesia beradaptasi dengan sistem pengoperasian kapal induk yang sebelumnya belum menjadi bagian dari pengalaman operasional TNI AL.
Setelah kapal tiba di Indonesia, proses pengawakan akan dilanjutkan hingga kapal dioperasikan sepenuhnya oleh personel TNI AL.
Tunggul sebelumnya juga menjelaskan bahwa kru Indonesia berada di Italia untuk menjalani serangkaian pelatihan sebelum pelaksanaan penyeberangan.
Bukan Sekadar Kapal Besar
Kehadiran Giuseppe Garibaldi memiliki arti kapal lebih luas dari sekedar penambahan satu unit perang.
Selama ini, TNI AL tidak memiliki pengalaman mengoperasikan kapal induk ringan dengan kemampuan operasi udara terpadu seperti Garibaldi. Oleh karena itu, tantangan utama bukan hanya membawa kapal tersebut ke Indonesia, tetapi membangun ekosistem kemampuan yang diperlukan untuk mengoperasikannya.
Ekosistem tersebut mencakup:
awak kapal;
kemampuan pengoperasian geladak penerbangan;
keselamatan penerbangan;
pemeliharaan mesin dan sistem kapal;
pengelolaan hanggar;
logistik dan suku cadang;
doktrin operasi;
sistem komando dan kendali;
dukungan pangkalan;
serta kemampuan integrasi kapal dengan unsur udara dan laut lainnya.
Oleh karena itu, proses pelatihan 100 personel TNI AL di Italia menjadi salah satu bagian paling penting dari proses transisi.
Mengenal Giuseppe Garibaldi
Giuseppe Garibaldi merupakan kapal induk ringan yang dibangun di galangan Monfalcone, Italia.
Kapal ini mulai berdinas bersama Marina Militare pada tahun 1985. Marina Militare mencatat kapal tersebut memiliki kemampuan menjalankan fungsi komando dan kendali terhadap kekuatan angkatan laut dan udara-laut, sekaligus membawa air wing yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan misi.
Nama kapal diambil dari Giuseppe Garibaldi, tokoh militer dan nasionalis Italia abad ke-19 yang dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam proses penyatuan Italia.
Selama masa pengabdiannya, kapal ini terlibat dalam sejumlah operasi internasional.
Marina Militare mencatat keterlibatan Giuseppe Garibaldi dalam operasi di Somalia pada 1994–1995, operasi di kawasan Adriatik terkait konflik Yugoslavia pada 1999, operasi terkait Libya, serta Operation Sophia Uni Eropa pada 2015–2017.
Pengalaman operasional tersebut menjadi salah satu nilai strategis yang melekat pada kapal ketika masuk ke Indonesia.
Spesifikasi Teknis Utama
Giuseppe Garibaldi memiliki panjang keseluruhan sekitar 180,2 meter dengan bobot penuh sekitar 13.850 ton dalam konfigurasi awal dan sekitar 14.150 ton setelah modernisasi. Lebar keseluruhan kapal tercatat sekitar 33,4 meter.
Sistem propulsinya menggunakan empat turbin gas General Electric/Avio LM2500 dalam konfigurasi COGAG (Combined Gas and Gas), dengan daya total sekitar 81.000 tenaga kuda.
Kecepatan maksimum kapal berada di kisaran 30 knot, sedangkan jangkauannya sekitar 7.000 mil laut pada kecepatan 20 knot.
Secara teknis, karakteristik utamanya meliputi:
Panjang: sekitar 180,2 meter
Lebar: sekitar 33,4 meter
Perpindahan penuh: sekitar 13.850–14.150 ton
Sistem penggerak: 4 × GE/Avio LM2500
Daya: sekitar 81.000 hp
Kecepatan maksimum: sekitar 30 knot
Jangkauan: sekitar 7.000 mil laut pada 20 knot
Nomor lambung Italia: C551
Kemampuan Penerbangan
Salah satu karakteristik paling penting Giuseppe Garibaldi adalah kemampuan mengoperasikan pesawat dan helikopter dari geladak penerbangan.
Konfigurasi kapal menggunakan ski-jump dan dirancang untuk pengoperasian pesawat STOVL (Short Take-Off and Vertical Landing), bukan kapal induk konvensional dengan ketapel seperti induk besar Amerika Serikat.
Selama berdinas di Italia, Giuseppe Garibaldi dapat mengoperasikan AV-8B Plus Harrier II serta sejumlah tipe helikopter, termasuk EH101 dan SH90A.
Dalam konfigurasi historisnya, kapasitas kelompok udara dapat mencapai sekitar 16 pesawat Harrier atau sekitar 18 helikopter, tergantung konfigurasi dan kebutuhan operasi.
Namun, kemampuan operasional kapal setelah masuk TNI AL tidak dapat langsung disamakan dengan konfigurasi ketika masih digunakan Italia. Komposisi sayap udara, sistem persenjataan, sensor, serta konfigurasi operasional Indonesia akan bergantung pada keputusan pemerintah, kondisi kapal, modernisasi, dan kebutuhan TNI AL.
Mengapa Kapal Ini Penting bagi Indonesia?
Masuknya Giuseppe Garibaldi berpotensi memberikan pengalaman baru dalam tiga bidang utama.
1. Proyeksi Kekuatan Maritim
Kapal induk memungkinkan unsur udara dibawa bersama gugus tugas laut sehingga memperluas kemampuan operasi tanpa sepenuhnya bergantung pada pangkalan udara darat.
Bagi negara kepulauan seperti Indonesia, konsep tersebut memiliki strategi yang relevan karena wilayah nasional terbentang sangat luas dan terdiri dari ribuan pulau.
2. Integrasi Kekuatan Laut dan Udara
Kapal induk bukan sistem senjata yang bekerja sendirian.
Pengoperasiannya memerlukan komunikasi dengan kapal permukaan, kapal selam, pesawat patroli, helikopter, sistem radar, komunikasi, logistik, serta unsur pendukung lainnya.
Oleh karena itu, pengoperasian Garibaldi dapat menjadi sarana bagi TNI AL untuk mengembangkan pengalaman dalam membangun dan mengendalikan gugus tugas dengan kemampuan udara organik.
3. Transfer Pengetahuan dan Teknologi
DPR RI secara khusus mendorong agar hibah tersebut menghasilkan pembelajaran dan transfer pengetahuan teknologi bagi TNI, Kementerian Pertahanan, serta industri perlindungan nasional.
Aspek ini penting karena nilai strategi sebuah kapal tua tidak hanya ditentukan oleh usia dan persenjataannya, tetapi juga oleh kemampuan Indonesia yang menyerap pengalaman teknis dan operasional dari sistem yang sebelumnya digunakan Angkatan Laut Italia.
Infrastruktur Juga Menjadi Tantangan
Kapal induk membutuhkan dukungan pangkalan dengan fasilitas yang memadai.
TNI AL sebelumnya menyiapkan sejumlah fasilitas untuk mendukung kedatangan dan pengoperasian Garibaldi, termasuk Lanal Lampung sebagai salah satu lokasi yang dipersiapkan untuk mendukung tempat labuh atau sandar kapal.
Persiapan tersebut menunjukkan bahwa proses akuisisi tidak berhenti ketika kapal tiba di Indonesia.
Pangkalan harus mampu mendukung kebutuhan bahan bakar, pemeliharaan, logistik, keselamatan, personel, komunikasi, serta berbagai kebutuhan teknis kapal berukuran besar.
Tantangan Setelah Kapal Tiba
Di balik simbol besar kehadiran kapal induk pertama Indonesia, terdapat sejumlah pekerjaan yang tidak sederhana.
Pertama adalah kesiapan terjaga. Kapal induk membutuhkan personel dengan spesialisasi yang luas, mulai dari mesin, kelistrikan, navigasi, komunikasi, dek, keselamatan, hingga operasi penerbangan.
Yang kedua adalah doktrin. Indonesia harus menentukan bagaimana kapal induk tersebut akan digunakan dalam struktur operasi TNI AL dan TNI secara keseluruhan.
Ketiga adalah biaya siklus hidup. Kapal yang telah beroperasi puluhan tahun memerlukan pemeliharaan, modernisasi, suku cadang dan dukungan teknis yang berkelanjutan.
Keempat adalah infrastruktur. Kapal tidak akan memberikan kemampuan maksimal jika tidak menyediakan fasilitas pangkalan dan sistem logistik yang memadai.
Kelima adalah kesejahteraan industri dan pelestarian nasional. Inilah sebabnya DPR meminta agar proses pengoperasian dan pemeliharaan kapal juga menjadi sarana peningkatan kemampuan industri pertahanan Indonesia.
Dari ITS Giuseppe Garibaldi Menuju KRI Gajah Mada
Perjalanan dari Italia menuju Indonesia pada Agustus 2026 menjadi simbol transisi identitas tersebut.
Selama perjalanan, kapal masih menggunakan nama ITS Giuseppe Garibaldi dan bendera Italia. Setelah tiba di Indonesia dan proses serah terima dilakukan, kapal akan memasuki fase baru sebagai KRI Gajah Mada.
Perubahan tersebut bukan sekedar pergantian nama.
Di baliknya terdapat proses pengalihan kepemilikan, pengawakaan, transfer kemampuan, penyesuaian sistem, hingga integrasi kapal ke dalam struktur TNI AL.
Babak Baru Kekuatan Maritim Indonesia
Keberangkatan Giuseppe Garibaldi dari Italia menandai salah satu perkembangan paling signifikan dalam sejarah modernisasi TNI AL.
Namun, ukuran keberhasilan akuisisi ini nantinya tidak hanya terlihat dari hadirnya kapal induk di perairan Indonesia.
Ukuran yang lebih penting adalah apakah Indonesia mampu membangun kemampuan mengoperasikan, memelihara, mengembangkan, dan mengintegrasikan kapal tersebut ke dalam sistem perlindungan nasional.
Jika proses tersebut berhasil, Giuseppe Garibaldi dapat menjadi lebih dari sekedar perang hibah.
Kapal ini dapat menjadi platform pembelajaran strategi bagi Indonesia untuk memasuki pengalaman baru dalam operasi udara-laut, pengembangan doktrin kapal induk, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dan penguatan industri pertahanan nasional.
Untuk sementara, perjalanan masih berlangsung.
Dari Italia, kapal yang selama puluhan tahun mengabdi ke Marina Militare kini bergerak menuju Tanah Air. pertengahan September 2026 menjadi target kedatangannya di Indonesia.
Setelah bendera Italia diturunkan dan proses serah terima selesai, ITS Giuseppe Garibaldi akan memasuki babak baru sebagai KRI Gajah Mada.
Bagi TNI AL, perjalanan tersebut bukan hanya perjalanan sebuah kapal.
Ini adalah awal dari perjalanan panjang Indonesia untuk membangun kemampuan kapal induk. *(Red)
Jalan Sehat Harlah ke-12 Kampung Coklat Diikuti Sekitar 5.000 Peserta
By JN¹ On Agustus 23, 2026
Antusiasme peserta mengikuti Jalan Sehat Harlah ke-12 Kampung Coklat Blitar, Minggu (23/8/2026).Blitar, Jawa Timur | JNO — Ribuan masyarakat mengikuti Jalan Sehat dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-12 Kampung Coklat, Minggu (23/8/2026). Kegiatan yang terbuka untuk masyarakat umum tersebut mengusung tema “Sehatkan Raga, Cerahkan Rasa” dan dipusatkan di kawasan Wisata Edukasi Kampung Coklat, Kabupaten Blitar.
Jalan sehat dimulai sekitar pukul 06.30 WIB dengan rute sejauh kurang lebih 2 kilometer. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan Harlah ke-12 sekaligus menjadi sarana olahraga, rekreasi, dan silaturahmi masyarakat.
Kampung Coklat, Destinasi Wisata Keluarga dari Blitar untuk Indonesia
Kampung Coklat bukan sekadar lokasi penyelenggaraan kegiatan Harlah. Kawasan ini telah berkembang menjadi salah satu destinasi wisata edukasi unggulan di Kabupaten Blitar yang dikenal dengan konsep wisata berbasis kakao, rekreasi keluarga, kuliner, serta edukasi pengolahan cokelat.
Konsep tersebut membuat Kampung Coklat menjadi tujuan wisata bagi masyarakat dari berbagai daerah, tidak hanya dari Blitar. Pemerintah Kabupaten Blitar sebelumnya juga mencatat bahwa pengunjung Kampung Coklat datang tidak hanya dari masyarakat setempat, tetapi juga dari luar daerah.
Popularitasnya sebagai destinasi wisata keluarga juga didukung oleh beragam fasilitas yang tersedia di dalam kawasan, mulai dari paket wisata edukasi, wahana permainan, area kuliner, galeri produk cokelat, area wisata, hingga fasilitas untuk berbagai kegiatan dan acara.
Melalui paket wisata edukasi, pengunjung tidak hanya menikmati suasana rekreasi, tetapi juga dapat mengenal tanaman kakao serta proses pengolahan cokelat dari hulu hingga hilir. Konsep inilah yang menjadikan Kampung Coklat memiliki daya tarik tersendiri bagi wisata keluarga maupun kegiatan edukasi.
Kampung Coklat berlokasi di Jl. Banteng–Blorok No. 18, Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur 66161.
Dengan konsep wisata yang memadukan edukasi, rekreasi, kuliner, dan produk olahan cokelat, Kampung Coklat terus menjadi salah satu tujuan wisata yang menarik bagi wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Pada sejumlah periode liburan, kawasan ini juga dikenal ramai dikunjungi wisatawan dan pemudik yang datang ke Blitar.
Jalan Sehat Diikuti Sekitar 5.000 Peserta
Ketua Pelaksana Harlah ke-12 Kampung Coklat, Abdul Haris Fauzan, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut cukup tinggi. Berdasarkan jumlah kupon yang terjual hingga sehari sebelum pelaksanaan, peserta yang mengikuti jalan sehat diperkirakan mencapai sekitar 5.000 orang.
“Alhamdulillah sudah ada 5.000 peserta terdaftar untuk melaksanakan bersama-sama agenda jalan sehat hari ini,” kata Abdul Haris.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat dan keberkahan bagi Kampung Coklat serta menjadi momentum untuk mengapresiasi masyarakat yang telah ikut menyukseskan seluruh rangkaian Harlah ke-12.
Selain berolahraga bersama, peserta juga mendapatkan kesempatan memenangkan berbagai hadiah. Hadiah utama yang disiapkan panitia berupa satu unit sepeda motor Honda Beat, dengan pajak hadiah ditanggung oleh pihak penyelenggara.
Selain sepeda motor, panitia juga menyediakan sepeda gunung, mesin cuci, serta puluhan hadiah lainnya.
Abdul Haris menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk sejumlah sponsor dari sektor perbankan dan pihak lainnya.
“Hadiah utama ada motor Beat, ada sepeda gunung, ada mesin cuci, dan juga ada puluhan hadiah lainnya,” ujarnya.
Tiket Rp5.000, Peserta Dapat Kupon Berhadiah
Dari sisi biaya, peserta cukup membayar Rp5.000 untuk mendapatkan kupon jalan sehat berhadiah. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya yang mencapai Rp10.000.
“Untuk tiket sangat terjangkau, malah turun harga. Tahun lalu Rp10.000, hari ini tiketnya cukup dengan Rp5.000 saja. Peserta sudah mendapatkan kupon jalan sehat berhadiah,” jelas Abdul Haris.
Ia menambahkan, rute jalan sehat yang ditempuh relatif ringan, yakni sekitar 2 kilometer atau kurang lebih 4.000 langkah. Jarak tersebut dipilih agar kegiatan dapat diikuti masyarakat dari berbagai kelompok usia.
“Yang penting peserta berjalan sehat, kira-kira ada 4.000 langkah dan itu sesuai kriteria untuk menyehatkan kita sehari-hari,” katanya.
Peserta: Bisa Olahraga, Berkumpul, Sekaligus Berpeluang Mendapat Hadiah
Antusiasme juga dirasakan langsung oleh peserta. Salah satunya Muji Cahyono, 49 tahun, warga Desa Plosorejo yang mengikuti jalan sehat bersama masyarakat lainnya.
Muji mengaku kegiatan tersebut menarik karena tidak hanya menjadi kesempatan untuk berolahraga, tetapi juga menjadi ajang berkumpul bersama masyarakat.
“Bagus sekali. Bagusnya itu kita bisa kumpul, bisa olahraga bersama, terus siapa tahu dapat hadiah,” ujarnya.
Pada pelaksanaan tahun ini, Muji membeli delapan kupon, masing-masing seharga Rp5.000. Ia juga mengaku sebelumnya pernah mengikuti kegiatan serupa pada perayaan Harlah Kampung Coklat tahun lalu dan sempat mendapatkan hadiah doorprize, meskipun bukan hadiah utama.
Bagi Muji, keberadaan hadiah menjadi salah satu daya tarik tambahan bagi masyarakat untuk berpartisipasi. Ia berharap jumlah hadiah pada kegiatan serupa ke depan dapat semakin banyak sehingga lebih banyak peserta berkesempatan mendapatkannya.
Jalan Sehat Harlah ke-12 Kampung Coklat pun tidak hanya menjadi agenda olahraga bersama. Kegiatan tersebut sekaligus menghadirkan ruang interaksi masyarakat dalam suasana perayaan, mempererat kebersamaan, serta memperkuat posisi Kampung Coklat sebagai destinasi wisata edukasi dan rekreasi keluarga yang menjadi salah satu ikon wisata Kabupaten Blitar. *(Red)






