Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

Search This Blog

ADVERTISER

ADVERTISER

Desil 1-10 Apa Artinya? Ini Cara Cek dan Mengubah Data di Cek Bansos

Jakarta | JinNewsOne.com — Istilah desil belakangan ramai diperbincangkan masyarakat, terutama setelah pemerintah membahas kemungkinan membatasi subsidi BBM Pertalite bagi kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tinggi, khususnya desil 9 dan 10.


Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tengah menyiapkan mekanisme pembatasan subsidi Pertalite bagi kelompok tersebut. Namun, kebijakan itu belum berlaku dan masih dalam tahap persiapan sistem serta kajian untuk penerapan secara bertahap.


Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan desil? Bagaimana cara mengetahui desil seseorang dan apakah data tersebut bisa diubah?


Apa yang Dimaksud dengan Desil?


Berdasarkan laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos), desil merupakan kelompok kesejahteraan keluarga yang diukur berdasarkan sejumlah variabel sosial ekonomi.


Variabel tersebut mencakup informasi individu, seperti pekerjaan dan pendidikan; kondisi perumahan, seperti kondisi rumah dan daya listrik; serta kepemilikan aset. Data tersebut menjadi bagian dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).


Dalam DTSEN terdapat 10 desil. Masing-masing desil menggambarkan sekitar 10 persen keluarga berdasarkan peringkat kesejahteraan.


Dengan demikian, desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen tertinggi.


Desil digunakan pemerintah sebagai salah satu dasar untuk menentukan sasaran berbagai program perlindungan sosial.


Urutan Desil 1 sampai 10


Secara sederhana, urutan desil dapat dipahami berdasarkan posisi kesejahteraan dari yang paling rendah hingga paling tinggi:


Desil 1 merupakan 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.


Desil 2 berada pada kelompok kesejahteraan berikutnya setelah desil 1.


Desil 3 berada di atas desil 2 dalam peringkat kesejahteraan.


Desil 4 berada di atas desil 3.


Desil 5 berada di titik tengah distribusi kesejahteraan.


Desil 6 berada di atas desil 5.


Desil 7 berada di atas desil 6.


Desil 8 berada di atas desil 7.


Desil 9 termasuk kelompok 10 persen dengan tingkat kesejahteraan relatif tinggi.


Desil 10 merupakan 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.


Perlu dipahami, desil bukan sekadar label “miskin” atau “kaya”, melainkan peringkat kesejahteraan berdasarkan data sosial ekonomi. Posisi tersebut juga dapat berubah ketika kondisi sosial ekonomi keluarga berubah atau data diperbarui.


Desil Mana yang Menjadi Sasaran Bansos?


Menurut laman resmi Cek Bansos Kemensos, desil 1 sampai 4 atau 40 persen terbawah dapat diusulkan sebagai penerima bantuan sosial PKH dan Sembako.


Sementara itu, desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK sesuai ketentuan yang berlaku.


Kemensos juga menggunakan pemetaan desil untuk membantu pemerintah menentukan intervensi sosial secara lebih tepat sasaran. DTSEN sendiri mencakup seluruh kelompok masyarakat dalam desil 1 sampai 10, bukan hanya kelompok miskin.


Artinya, masuk ke suatu desil tidak otomatis berarti seseorang pasti menerima atau tidak menerima suatu bantuan. Setiap program memiliki kriteria dan mekanisme penetapan penerima masing-masing.


Kenapa Desil 9 dan 10 Dikaitkan dengan Pertalite?


Pembahasan mengenai desil kembali menjadi perhatian setelah pemerintah mengkaji kemungkinan membatasi subsidi Pertalite bagi kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tinggi.


Pada Agustus 2026, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah membahas kemungkinan penerapan pembatasan subsidi Pertalite untuk kelompok desil 9 dan 10.


Namun, masyarakat perlu membedakan antara rencana kebijakan dan kebijakan yang sudah berlaku.


Pemerintah masih menyiapkan sistem dan mekanisme penerapannya. Karena itu, belum tepat jika masyarakat menyimpulkan bahwa pemilik kendaraan yang masuk desil 9 atau 10 saat ini sudah otomatis dilarang membeli Pertalite.


Cara Mengecek Desil Terkini


Masyarakat dapat mengecek data penerima manfaat dan informasi desil melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos

Laman tersebut menggunakan DTSEN sebagai sumber data dan menyediakan pencarian berdasarkan NIK.


Cara Cek Desil Lewat Cek Bansos


1. Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos.

2. Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP.

3. Masukkan kode verifikasi yang tersedia.

4. Klik Cari Data.

5. Periksa hasil pencarian dan informasi kesejahteraan yang ditampilkan.


"Cek Bansos Kemensos" (https://reference-url-citation.invalid/10)


Apakah Data Desil Bisa Berubah?


Bisa.


Kemensos menjelaskan bahwa desil bersifat dinamis. Apabila kondisi sosial ekonomi keluarga berubah atau data yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, data dapat diperbarui melalui mekanisme yang disediakan pemerintah.


Pemutakhiran diperlukan karena kondisi sosial ekonomi masyarakat terus berubah. Kemensos juga menjelaskan bahwa pemutakhiran data dilakukan secara berkala dengan melibatkan pemerintah daerah dan mekanisme partisipasi masyarakat.


Cara Mengajukan Perubahan Data Desil melalui HP


Masyarakat yang merasa data sosial ekonominya tidak sesuai dapat menggunakan mekanisme usul dan sanggah melalui aplikasi Cek Bansos.


Secara umum, prosesnya dilakukan dengan:


1. Unduh dan buka aplikasi Cek Bansos.

2. Registrasi atau masuk menggunakan akun yang tersedia.

3. Pilih fitur Usul/Sanggah sesuai kebutuhan.

4. Sampaikan data atau kondisi yang perlu diperbarui.

5. Lengkapi informasi yang diminta.

6. Sertakan bukti pendukung apabila diperlukan.

7. Kirim pengajuan untuk diproses melalui mekanisme verifikasi dan validasi.


Kemensos menjelaskan bahwa jalur partisipasi melalui aplikasi Cek Bansos akan diteruskan ke proses verifikasi dan validasi oleh pihak terkait sebelum masuk dalam proses pemutakhiran DTSEN.


Cara Mengubah Data Desil Secara Offline


Selain melalui aplikasi, masyarakat dapat menyampaikan usulan pemutakhiran melalui jalur pemerintahan setempat.


Langkah yang dapat dilakukan antara lain:


1. Datang ke kantor desa atau kelurahan.

2. Bawa KTP, Kartu Keluarga, dan dokumen pendukung yang relevan.

3. Sampaikan bahwa terdapat data sosial ekonomi yang perlu diperbaiki.

4. Pemerintah desa atau kelurahan dapat memproses usulan sesuai mekanisme yang berlaku.

5. Data dapat diteruskan melalui Dinas Sosial.

6. Apabila diperlukan, dilakukan verifikasi dan validasi terhadap kondisi di lapangan.


Kemensos menyebut jalur formal pemutakhiran dapat melibatkan RT/RW, musyawarah desa/kelurahan, Dinas Sosial kabupaten/kota, hingga proses validasi sesuai mekanisme pemerintah.


Apakah Desil 9 dan 10 Pasti Tidak Mendapat Bansos?


Tidak dapat disimpulkan sesederhana itu.


Desil merupakan salah satu dasar pemetaan kesejahteraan dalam DTSEN. Sementara penetapan penerima program bantuan tetap mengikuti kriteria dan ketentuan masing-masing program.


Yang ditegaskan dalam laman Cek Bansos adalah desil 1–4 dapat diusulkan untuk PKH dan Sembako, sedangkan desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK.


Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak menggunakan desil semata-mata untuk menyimpulkan seluruh hak atas bantuan sosial.


Kesimpulan


Desil adalah peringkat kesejahteraan keluarga dalam DTSEN yang terbagi menjadi 10 kelompok. Desil 1 berada pada 10 persen terbawah, sedangkan desil 10 berada pada 10 persen tertinggi.


Data tersebut digunakan pemerintah untuk membantu menentukan sasaran program sosial. Desil 1 sampai 4 dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan Sembako, sedangkan desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK sesuai ketentuan program.


Bagi masyarakat yang ingin mengetahui status desilnya, pengecekan dapat dilakukan melalui Cek Bansos Kemensos menggunakan NIK.


Jika data yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat juga dapat mengajukan pemutakhiran melalui jalur aplikasi maupun pemerintah desa, kelurahan, atau Dinas Sosial.


Sementara itu, terkait isu pembatasan subsidi Pertalite bagi desil 9 dan 10, kebijakan tersebut masih dalam tahap persiapan dan kajian, sehingga masyarakat perlu menunggu ketentuan resmi pemerintah sebelum mengambil kesimpulan mengenai penerapannya. *(Red)

(Sumber: Kemensos RI)

Newest
You are reading the newest post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *