Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

APB Desak Sikap Tegas Kejaksaan Negeri Cilegon: Segera Tetapkan Dugaan Pelaku KKN di DPUPR Kota Cilegon

Gambar
  CILEGON – Jinnewsone@gmail.com |Aliansi Peduli Banten (APB) secara resmi melaporkan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon kepada Kejaksaan Negeri Cilegon. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil investigasi lapangan dan analisis dokumen yang mengindikasikan potensi kerugian negara senilai Rp 3.575.620.000,00 pada proyek tahun anggaran 2024.   Ketua Umum APB, Iwan Setiawan, menegaskan bahwa laporan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen masyarakat untuk mendorong penegakan hukum yang transparan, objektif, dan berkelanjutan. Kami menindaklanjuti laporan ini ke Kejari Cilegon dengan harapan besar hukum bisa ditegakkan secara adil. Jangan berhenti di jalan. Dugaan penyalahgunaan wewenang dan kerugian negara tidak boleh dibiarkan terus terjadi, khususnya di lingkungan instansi DPUPR Cilegon,” tegas Iwan.   Berdasarkan dokumen investigasi yang juga merujuk pada Laporan Hasil Pemeriksa...

Diduga Ada Data Fiktif Rp 34,8 Juta, Pengelolaan Sampah Kecamatan Baros Disorot Publik

Gambar
  SERANG-JINNEWSONE.COM|Pengelolaan sampah di wilayah Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten, kembali menjadi sorotan tajam. Pasalnya, pengelolaan tersebut diduga sarat dengan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), terutama terkait anggaran sewa lahan kering yang nilainya mencapai Rp 34.800.000 pada tahun anggaran 2025 yang diduga bersifat fiktif.   Investigasi yang dilakukan awak media menemukan sejumlah kejanggalan, mulai dari lokasi penampungan sampah hingga pengakuan pihak terkait yang dinilai tidak sinkron dengan data di lapangan.   Berdasarkan keterangan warga di lokasi penampungan sampah Desa Baros yang enggan disebutkan namanya, pengelolaan tempat pembuangan sementara tersebut merupakan tanggung jawab BUMDes Desa Baros, bukan milik pihak kecamatan.   Penampungan ini pengelolaannya milik BUMDES Desa Baros, bukan punya kecamatan. Pihak kecamatan hanya mengangkut saja pada saat bak sampah sudah penuh karena BUMDES belum punya kendaraan. Makanya kami ke...

Aliansi Peduli Banten Minta Pihak Berwenang Tindak Pengusaha Wifi Ilegal di Cikeusik Pandeglang, Pemasangan Kabel Semrawut Dinilai Membahayakan

Gambar
  Pandeglang, Jinnewsone@gmail.com|Selasa, 21 April 2026 Aliansi Peduli Banten meminta instansi berwenang dan Kepolisian Daerah (Polda) Banten untuk segera menindak tegas sejumlah pelaku usaha layanan akses internet nirkabel atau wifi yang beroperasi secara tidak sah di wilayah Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang. Tindakan ini didasarkan pada maraknya praktik pemasangan jaringan yang tidak memenuhi standar serta dugaan ketidaklengkapan dokumen perizinan usaha.   Dari pantauan awak media, tampak jelas kondisi pemasangan kabel jaringan yang dilakukan secara semerawut dan dinilai menyimpang dari Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Kabel-kabel tersebut hanya digantungkan secara asal-asalan, memanfaatkan tiang listrik milik PT PLN (Persero) dan ranting pepohonan tanpa dukungan penyangga yang memadai. Akibatnya, banyak kabel yang terjuntai hingga menjalar mendekati permukaan tanah, menimbulkan risiko bahaya bagi lingkungan sekitar.   Kondisi ini pun m...

Terekam Saat Mandi dan Diunggah ke Status WA, Fit Siap Lapor Polda Banten

Gambar
  SERANG – Jinnewsone@gmail.com |Sebuah tindakan asusila kembali terjadi, di mana seorang wanita berinisial Fit menjadi korban perekaman video intim tanpa izin oleh pasangannya sendiri yang bernama SAID. Video yang merekam korban dalam keadaan telanjang tersebut bahkan diunggah pelaku ke Status WhatsApp.   Kejadian bermula saat keduanya sedang melakukan panggilan video (VC) pada sore hari sekitar waktu Maghrib. Mengingat keberadaan teman-temannya di sekitar, Fit pun masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Namun, tanpa sepengetahuan dan persetujuan korban, Said justru merekam momen tersebut saat Fit sedang mandi dalam keadaan bugil.   Usai perbuatan bejat itu dilakukan, sempat terjadi keributan antara keduanya. Alih-alih meminta maaf, Said malah mengunggah rekaman video tersebut ke dalam Status WhatsApp miliknya, sehingga video tersebut dapat dilihat oleh banyak orang dari daftar kontaknya.   Akibat perbuatan tersebut, Fit merasa sangat dirugikan, terhina, dan m...

APB Laporkan Dugaan Korupsi Infrastruktur di Lebak, Kerugian Negara Capai Rp8,4 Miliar

Gambar
  LEBAK – Jinnewsone @gmail.com |Aliansi Peduli Banten (APB) mengambil langkah hukum dengan melaporkan dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran infrastruktur jalan di Kabupaten Lebak ke Kejaksaan Negeri Lebak. Langkah ini diambil sebagai respons atas minimnya tindak lanjut dari aduan masyarakat yang sebelumnya disampaikan ke instansi terkait.   Laporan resmi diterima oleh pihak kejaksaan pada Kamis, 9 April 2026. Ketua Umum APB, Iwan Setiawan, menegaskan bahwa pelaporan ini merupakan bentuk keprihatinan mendalam atas dugaan maladministrasi dan pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan proyek-proyek pemerintah.   "Kami menindaklanjuti laporan ini karena aspirasi masyarakat tidak mendapatkan respons yang memadai. Jika dibiarkan, hal ini akan menciptakan persepsi buruk dan merusak kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di daerah," ujar Iwan dalam keterangannya.   Berdasarkan data dan hasil verifikasi yang dimiliki oleh pihak APB, terdapat indikasi kuat mengenai ...

Dituding Palsukan Tanda Tangan, Operasional PT Vila Emas dan Jalur Pendakian Gunung Pulosari Ditolak Warga

Gambar
  PANDEGLANG – JinNews One com .[ Warga Kampung Pamengker, Desa Cilentung, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Banten, secara tegas menolak keberadaan aktivitas wisata yang dikelola oleh PT Vila Emas beserta pembukaan jalur pendakian Gunung Pulosari yang beroperasi di wilayah tersebut, Selasa (7/4/2026).   Penolakan ini muncul lantaran masyarakat mengaku tidak pernah memberikan persetujuan maupun menandatangani dokumen perizinan yang menjadi dasar legalitas usaha tersebut.   “Terkait adanya aktivitas PT Vila Emas dan wisata pendakian Gunung Pulosari itu, kami tegaskan tidak pernah setuju dan tidak merasa menandatangani persetujuan izin pembukaannya,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan identitasnya kepada awak media.   Warga menyoroti proses musyawarah yang sebelumnya digelar. Dalam pertemuan tersebut, pihak manajemen PT Vila Emas sama sekali tidak hadir. Yang hadir dalam forum tersebut hanya unsur Muspika, sehingga aspirasi asli masyarakat tidak ters...